Kepala Rutan Kelas IIB Pandeglang Membenarkan Penahanan Tersangka 4 Kasus Tunda

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Sebanyak empat tersangka kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Daerah (Tunda) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) tahun 2011-2015 resmi ditahan di Rutan Klas IIB Pandeglang, sejak Selasa (10/4/2018). Keempat tersangka tersebut ditahan di ruang berbeda. Mengingat 2 diantara tersangka itu adalah wanita.

“Untuk dua tersangka, AA dan NH berada di Ruang Mapenaling (Masa Pengenalan Lingkungan, red) dan dua lainnya, yaitu IN dan RY di ruang khusus perempuan,” kata Kepala Rutan Kelas IIB Pandeglang Heri Kusrita kepada sejumah awak media. (12/04/2018).

Ia melanjutkan, sejak mereka ditahan, Rutan tidak menemukan adanya perilaku yang mengganggu dari para tersangka. Bahkan dia menegaskan, pihaknya juga tidak memberlakukan khusus mesti diantara mereka ada yang merupakan mantan pejabat di instansi pendidikan.

“Sejauh ini perilaku mereka baik, tidak berbuat yang macam-macam. Kami juga tidak memperlakukan spesial kepada mereka. Dari berkas yang dilimpahkan dari Kejari, mereka akan ditahan selama 20 hari,” ucapnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang resmi menahan empat tersangka kasus dugaan korupsi dana Tunda ke Rutan Kelas IIB Pandeglang sejak Selasa kemarin. Keempat tersangka yang ditahan itu yakni AA, yang merupakan Kepala Dindikbud tahun 2012 sampai 2013, NH merupakan Sekretaris Dindikbud dari tahun 2012 hingga 2016.

Kemudian RY adalah Bendahara pengeluaran pembantu Dindikbud tahun 2012-2013. Lalu IN yang merupakan mantan staf kegiatan di Dindikbud tahun 2012-2014. Keempatnya bakal ditahan dalam waktu 20 hari sejak masa penahanan. (IN)