DPD HAPI Menggelar Pendidikan Profesi Advokat dan Ujian Profesi

MENARAnews, Jayapura ( Papua ) – Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Advokat Pengacara Indonesia ( DPD HAPI ) Papua – Papua Barat. Bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih menggelar pendidikan Profesi Advokat dan ujian Profesi Advokat.

Ketua DPD HAPI Papua dan Papua Barat Yulianto, SH, MH mengatakan Terkait dengan kebutuhan advokat, menurut kami dari HAPPI masih sangat kurang, jadi kami bagaimana berusaha untuk mencetak sebanyak – banyaknya advokat dari organisasi kami agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat terutama di daerah – daerah.

“Jadi untuk itu, terebosan- terebosan yang akan kami lakukan kedepan adalah membuat ujian di daerah, kemungkinan besar itu kami akan membuat ujian itu dalam waktu 3 bulan depan ini di Timika. Namun apabila ada satu kabupaten yang memang siap, kami akan terbuka masuk ke daerah agar akses seseorang itu menjadi advokat bisa di permuda dalam arti disini di permuda, kalo kita ke daerah, maka orang daerah itu tidak perlu biaya ke Jayapura, artinya lebih mempermuda,” kata Yulianto, Senin ( 9/4/3018) di Jayapura.

Lebih lanjut di katakan, Kami melakukan penyelenggaraaan pendidikan langsung kita juga bikin ujian jadi waktunya tidak terlalu jauh. Setelah itu kami untuk penyumpahan harus magang selama 2 tahun dan kami sangat memperhatikan itu dan kami juga telah memiliki lembaga bantuan Hukum yang di situ kita jadikan proses belajar ( magang di situ). Apa bila mereka sudah mampu untuk melakukan beracara kami akan siap melakukan penyumpahan melalui untuk mekanisme UU Advokat.

” Jumlah peserta yang pertama 10 orang yang sekarang 13 orang namun rencana kedepan kita buat lagi PKPA satu di Daerah yaitu di Timika dan kita membuat kelas malam,”jelasnya.

Untuk menjaga kualitas kami bekerja sama dengan Universitas yang terakreditasi B dan saat ini kami bekerja sama dengan Univeritas Cenderawasih yang melibatkan beberapa dosen untuk memperkuat teori namun kami minta pemateri dari praktisi langsung seperti terkait dengan materi tipikor kami meminta pengadilan mengirimkan Hakim yang terkait dengan materi tersebut.

“Dari DPP karena ada materi khusus pendidikan advokat yang di bawakan oleh organisasi HAPI yaitu sistim peradilan anak. Karena HAPI konsen ke situ. Lalu kami hadirkan praktisi dari Komnas Ham terkait dengan peradilan Ham kami minta di bawakan praktisinya langsung,” ungkapnya.

Sementara itu, Sonny Kusuma SH. MH selaku pendiri HAPI mengatakan bahwa, dalam kaitan profesi Advokat dan ujian ini kita merespon sangat baik DPD HAPI Papua. Karena sudah melaksanakan 2x ujian dan satu kali penyumpahan.

” Ia ini adalah bentuk kepercayaan dari pengadilan dengan organisasi Hapi ini. Karena sejak di keluarkanya surat ketua MA mengenai penyumpahan untuk ujian advokat dan pendidikan advokat itu di percayakan kepada peradi,” katanya.

Tapi setelah peradi pecah maka di keluarkan surat dari MA memperbolehkan 8 organisasi profesi sesuai dengan UU advokat itu untuk menyelenggarakan pendidikan advokat ujian, penyumpahan maupun kaderisasi dalam magang.

Kalo dulukan di kemudikan oleh peradi sebagai salah satu organisasi. Sekarang sudah 8 organisasi Alahamdulillah ini sudah berjalan dan terselenggara dengan baik. Untuk ini kita mengadakan ujian dan hasilnya itu kita umumkan nanti kemudian diadakan penyumpahan panitianya dari daerah kami yang dari pusat sebagai penasehat atau memback up DPD.

Hasil penyelidikan memberikan beberapa materi pendidikan sekiatar 14 sampai 16 tapi kalo HAPI ini spesipik di samping yang  umum dari organisasi lain dengan menambahkan 2 materi umum sisitim peradilan anak SSPA dan UU IT.

Setelah ujian ini kita lakukan penilaian nanti hasil dari ujian ini kita bawah ke pusat. Nanti panitia pusat yang mengoreksi hasil ujian ini dan akan memberikan penilaian dan di umumkan lulus tidaknya peserta di sini.

” Proses selanjutnya panitia daerah membentuk panitia penyumpahan dan mereka akan berkordinasi dengan ketua pengadilan papua untuk menentukan tempat dan waktunya,” tuturnya. ( Surya )

Comments
Loading...
error: Content is protected !!