Pertumbuhan Populasi Badak Jawa Meningkat

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Populasi Badak Jawa mengalami peningkatan hingga 17,4 persen atau terjadi kelahiran sebanyak 10 Badak Jawa sejak 2015 hingga 2017.

Demikian dikatakan Direktur Konservasi pada Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bambang Dahono saat menyampaikan sambutan pada Press Release Hasil Monitoring Badak Jawa Tahun 2017, di salah satu hotel di Pandeglang, (26/02/2018).

Dengan demikian, lanjut Bambang, jumah keseluruhan Badak Jawa di TNUK sudah mencapai 67 ekor, dimana pada tahun 2015 hanya sebanyak 57 ekor.

“Selama kurun waktu tersebut, tidak ada Badak Jawa yang mati, hal ini menujukkan bahwa populasi Badak Jawa dapat diselamatkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BTNUK Rahmat mengatakan, pemantauan Badak dilakukan dengan baik salah satunya dengan menyiapkan Tim kesehatan dan pengamanan. Selain itu juga dilakukan pembinaan dengan para mitra.

“Kegiatan pemantauan dilakukan setiap tahun, dimana pemantauan dilakukan sejak tahun 1967 dengan pendekatan berbeda, hingga 2010 mengunakan sistem jejak dan 2010 hingga saat ini menggunakan video trap sehingga pergerakan Badak dapat dilihat dgn baik. Bahkan, BTNUK sudah berhasil merekam badak jawa sedang kawin selama 10 menit,” ujarnya saat menyampaikan sambutannya.

Di tempat yang sama, Bupati Pandeglang Irna Narulita menuturkan, peran Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam menjaga TNUK diantaranya melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar Taman Nasional Ujung Kulon untuk mengkandangkan hewan ternak yang dimiliki guna meminimalisir Badak Jawa terkena penyakit akibat kotoran hewan ternak.

“Kita juga akan membantu masyarakat terutama petani yang berada di dalam kawasan TNUK seperti Kecamatan Ciamanggu dan Kecamatan Sumur. Adapun jenis bantuan yang diberikan akan ditentukan ketika Musrenbang,” jelasnya.

Untuk diketahui, saat ini status populasi Badak Jawa atau Badak Bercula Satu sudah masuk kategori terancam punah, hal ini dikarenakan populasi yang ada terbilang cukup sedikit. (IN)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!