Penetapan Nomor Urut 3 Paslon Gubernur Maluku

MENARAnews, Ambon (Maluku)– Setelah resmi menetapkan tiga Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku, kini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku, bertempat di Hotel Swissbell Ambon, Selasa (13/2/2018) menggelar rapat pleno terbuka pencabutan dan penetapan nomor urut  tiga Paslon, masing-masing Said Assagaff – Anderias Rentanubun (SANTUN), Murad Ismail – Barnabas Nataniel Orno (BAILEO) serta Herman Koedoeboen – Abdullah Vanath (HEBAT)  untuk nantinya bertanding di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku Juni 2018 mendatang.

Kegiatan pengundian dan penetapan nomor urut tiga paslon dipimpin langsung Ketua KPU Maluku, S. R. Kubangun, dan dihadiri tiga paslon beserta para pendukung  masing-masing paslon.

Ketua KPU Maluku menjelaskan, pengambilan nomor urut dilaksanakan melalui dua metode, yakni paslon yang mendaftarkan diri pertama, diberikan kesempatan lebih dulu mengambil nomor antrian, selanjutnya pengambilan nomor urut dilakukan berdasarkan nomor antrian. Oleh karena itu, paslon Assagaff- Rentanubun  (SANTUN) diberikan kesempatan lebih dulu mengambil nomor antrian, disusul Murad – Orno  (BAILEO) dan terakhir  Koedoeboen – Vanath (HEBAT).

Pantauan menaranews,  Ketua KPU  mempersilahkan ketiga paslon mengambil nomor urut yang sudah diacak untuk diperlihatkan ke publik. Setelah para paslon membuka gulungan masing-masing,  paslon SANTUN mendapat nomor urut 1, paslon BAILEO dengan nomor urut 2, dan paslon HEBAT mendapat nomor urut 3.

Setelah masing-masing mendapatkan nomor urut, KPU Maluku langsung menetapkan nomor urut kepada ketiga pasangan melalaui surat keputusan dengan nomor 187/HK.03.1-pt/81/PROV/II/2018 tentang Penetapan nomor urut dan daftar paslon dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku tahun 2018

Ketua KPU Maluku menandaskan, nomor urut yang sudah ditetapkan kepada ketiga paslon ini akan digunakan pada kekegiatan kampanye yang rencananya dimulai 15 Februari hingga 23 Juni 2018. Selain itu, nomor urut juga digunakan pada penyediaan surat suara serta dipergunakan atau ditempelkan pada setiap TPS di desa atau kelurahan..

Dikatakan, nomor urut ini jangan dianggap sebagai sebuah keberuntungan, tetapi ini merupakan bagian dari pelaksanaan kampanye, bagian dari surat suara maupun bagian dari daftar pasangan calon yang akan ditempelkan pada masing-masing TPS. (EO/IMA)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!