Kunjungan Wisatawan di KEK Tanjung Lesung Meningkat

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Libur lebaran serta libur Natal dan Tahun Baru tampaknya membuat KEK Tanjung Lesung ramai dikunjungi oleh wisatawan yang sedang berlibur. Hal itu dibuktikan dengan kunjungan wisatawan yang melampaui target. Hanya saja, biaya masuk ke Beach Club terbilang cukup mahal. Hal itu diklaim salah satu upaya untuk mengurangi tekanan di Beach Club tersebut.

“Ya memang (biaya masuk mahal, pen). Belajar dari libur lebaran, itu yang datang dalam sehari bisa 5000-6000 orang, bisa rusak fasilitas,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Administrator KEK Tanjung Lesung Joyce Irmawanti.

Untuk itu, lanjut Joyce, pihaknya membuka wisata baru yakni Ladda Bay guna mengurangi kunjungan wisatawan ke Beach Club yang dinilai tidak mampu menampung wisatawan.

“Jadi kita buka Ladda Bay, untuk mengurangi tekanan di Beach Club yang kecil itu, jadi kalau terlalu banyak yang datang, wisatawan tidak nyaman, toilet ngantri, overload. Padahal semua penghuni hotel diarahkan wisata kesitu (Beach Club), rebutan dengan wisatawan dari luar hotel,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, target pengunjung KEK Tanjung Lesung pada tahun 2017 sebesar 600 ribu wisatawan dan realisasinya mencapai 800 ribu orang. Untuk itu, target pengunjung KEK Tanjung Lesung pada tahun 2018 mencapai 900 ribu pengunjung.

“Peningkatan jumlah kunjungan itu berdampak pada peningkatan okupansi hotel yang ada karena sebagian besar karakter wisatawan Tanjung Lesung tidak menginap,” tuturnya.

Ditambahkan Joyce, saat ini sedang di KEK Tanjung Lesung sedang dilakukan penambahan fasilitas 2 Apartemen 5 lantai atau Tower Revati Residence. “Tidak mungkin itu dibangun diatas lahan yang bermasalah, pasti semuanya clean n clear,” sambungnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, pihaknya juga melakukan peningkatan infrastruktur jalan beton yang sudah dibangun di dalam KEK Tanjung Lesung sepanjang 1,5 km dengan lebar 3,5 meter. Jalan tersebut sudah menggunakan Penerangan Jalan Umum (PJU) jenis Solar Cell.

“Fasilitas itu nantinya akan disambungkan ke beberapa objek wisata lainnya seperti Ladda Bay dan Mongolian Culture Center,” tutup Joyce.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!