Ketua DKD PWI Banten: Jurnalis Wajib Ikut Organisasi Profesi Wartawan

MENARAnews, Lebak (Banten) – Dalam Dangka rangka menyongsong Hari Pers Nasional (HPN) 2018, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lebak menggelar Karya Latih Wartawan (KLW) dengan mengusung tema “Menciptakan Wartawan yang Profesional dan Berintegrasi”, di salah satu hotel di Lebak, (5/1/2018).

Dalam sambutannya, Sekretaris PWI Banten Adi Cahyono mengatakan bahwa KLW perlu dilakukan karena merupakan pintu masuk untuk masuk ke dunia wartawan. Selain Karya Latih Wartawan, seorang wartawan harus juga mengikuti Ujian Kompetensi Wartawan (UKW).

“Kalau mau masuk wartawan, perlu mengetahui Kode Etik Wartawan dan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan Daerah (DKD) PWI Banten menuturkan, sebanyak 11 pasal yang ada pada Kode Etik Jurnalistik. Hal itu berlaku pada semua wartawan, baik mingguan, harian, online, cetak, radio, dll.

“Kalau memahami pasal demi pasal, maka teman-teman wartawan akan selamat dalam melaksanakan tugasnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, seorang wartawan diwajibkan untuk memilih 3 organisasi yang diakui oleh Dewan Pers.

“PWI, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) merupakan 3 organisasi yang diakui Dewan Pers. Selain 3 organisasi tersebut, tidak diakui,” tegasnya. (IN)