Berharap Dapat Kuota, Ratusan Driver Online Datangi Pemprov Jateng

MENARAnews, Semarang (Jateng) – Pasca penerbitan Permenhub No. 108 tahun 2017, yang mengatur taksi khusus (online) nampaknya tak membuat para driver online di Jawa Tengah puas.

Pagi ini (25/1) ratusan driver online yang mengaku dari Forum Komunikasi Driver Online Jawa Tengah (FKDOJ) terpaksa mendatangi Kantor Gubernur Jateng lantaran pasal-pasal dalam Permenhub 108 tahun 2017 dianggap tidak mengayomi mereka.

Para driver online ini menyayangkan bahwa sesuai aturan Permenhub, para driver online harus terdaftar dalam koperasi atau PT. Nyatanya, tak satupun dari massa yang hadir kali ini merupakan anggota koperasi melainkan pribadi.

Disamping itu, turunan Permenhub, Peraturan Gubernur nantinya dikhawatirkan kuota yang berlaku tak mengakomodir driver yang ada. Jika tak masuk kuota, hal itu berpotensi banyaknya penindakan berupa pemberian sanksi mulai peringatan sampai tilang yang dendanya lumayan besar.

“Doa yang kita lakukan tadi untuk kelancaran aksi kali ini dan untuk rekan kita yang terkena musibah (perampokan dan pembunuhan) kemarin,” kata Sugiyono dari komunitas driver online Skadron kepada Menaranews.com.

Apabila dalam penegakan hukum nanti peraturan yang ada tidak berjalan sesuai harapan akan ada aksi lanjutan. “Kami akan melakukan tilang bersama jika penegakan hukum sudah berjalan,” tambah Sugiyono.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, terjadi perampokan dan pembunuhan driver online oleh dua pelajar SMK di Semarang. “Nantinya kami harap ada perbaikan sistem di aplikasi kami, misalnya tombol emergency yang langsung menghubungkan kami ke Polisi,” tutup Sugiyono. (Ar)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!