Vaksin Untuk Difteri Di Pandeglang Dijadwalkan Awal Tahun 2018

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan menyebutkan imunisasi serentak dilakukan mulai Senin (11/12/2017) di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Hal ini dilakukan karena Prevalensi kasus Difteri dan kepadatan penduduk di tiga Provinsi terbilang cukup tinggi. Hanya saja, Kabupaten Pandeglang merupakan salah satu wilayah yang mendapat giliran pada awal tahun 2018.

“Untuk Pandeglang, kita dapat giliran tahap ke-2, awal 2018. Kita sedang berproses, perencanaan anggaran dan sarana serta vaksinnya,” ujar Kasi Surveilans Dan Imunisasi Dinkes Pandeglang Rita Kusmawati, (11/12/2017).

Sementara itu, Pelaksana Imunisasi Dinkes Pandeglang Damankhurif mengatakan, masyarakat dihimbau untuk segera melakukan pemeriksaan jika mengalami gejala Difteri.

“Gejalanya seperti sakit tenggorokan jika menelan apalagi disertai pembengkakan pada kelenjar getah bening di leher serta terdapat warna abu-abu di tenggorokan dan amandel,” sambungnya.

Sembari menunggu jadwal imunisasi, lanjut pria yang biasa disapa Daman itu, upaya sementara yang dilakukan adalah tetap melakukan kegiatan imunisasi rutin pada anak hingga umur 1 tahun yang sudah berjalan di Posyandu dan imunisasi anak sekolah dari kelas 1 hingga kelas 3 SD.

“Kita juga melakukan penyelidikan Epidemiologi ketika ditemukan kasus Difteri di wilayah Pandeglang kemudian melakukan penanganan dengan memberikan vaksin dan mengisolasi para penderita Difteri hanya saja ruang isolasi Pandeglang terbatas,” bebernya.

Daman menegaskan, pihaknya harus bisa mencari asal penderita tertular Difteri, dalam satu kasus aktivitas penderita akan diinvestigasi dalam 3 bulan terakhir. Namun, dirinya mengakui bahwa Pemkab Pandeglang belum ditunjang dengan Laboratorium sehingga proses pemeriksaan sampel masih dilakukan di Jakarta yang membutuhkan proses sekitar 2 pekan.

“Petugas Puskesmas juga dilibatkan untuk melakukan penyelidikan hanya sebatas penyelidikan verbal atau wawancara langsung kepada penderita,” tutupnya. (IN)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!