spot_img

PULUHAN MAHASISWA UNSUR KECAM PERNYATAAN DONALD TRUMP

MENARAnews, Kab. Cianjur (Jawa Barat) – Puluhan mahasiswa universitas Surya Kancana (UNSUR) melakukan aksi unjuk rasa terkait pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Aksi tersebut dilakukan dengan melaksanakan longmarch dari kampus Unsur menuju pertigaan jalan Rumah sakit dengan Jln. Dr. Muwardi (Bypass) (11/12/2017)

Dalam aksinya mahasiswa – mahasiswa membawa poster yang bertuliskan “DEMI PERDAMAIAN DUNIA, KECAM DONAL TRUMP” #SaveHAM #PerdamaianDunia.

Korlap aksi, Fajrilah Samlawi menuturkan berkaitan dengan sikap presiden Amerika Serikat Donal Trump yang mengakui secara sepihak Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem telah mencederai semangat perdamaian dunia dan HAM yang diatur dalam beberapa resolusi dewan keamanan PBB.  Selain itu sikap perrnyataan sepihak tersebut akan menimbulkan gejolak konflik yang sangat besar dan meluas.

“Atas dasar kemanusiaan dan perdamaian dunia kami mengecam keras tindakan Donald Trump sebagai presiden AS atas sikapnya tersebut. Kami memimta kepada pemerintah Indonesia untuk bisa mengambil sikap tegas termasuk memutuskan hubungan diplomatis dengan AS, sehingga Indonesia dapat menjadi motor perdamaian dunia bersama dengan negara-negara yang lain.” Unkap Fajrilah Samlawi

Selain itu, sebagai mahasiswa yang mempunyai peran penting dalam upaya penegakan HAM sebagaimana diatur dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengamanatkan Bangsa Indonesia bertekad ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial yang pada hakikatnya merupakan kewajiban setiap bangsa, maka para mahasiswa Unsur yang melaksanakan aksi tersebut mengajak dan menghimbau seluruh mahasiswa se-indonesia untuk juga menyuarakan penolakan terhadap keputusan pemerintah Amerika Serikat tersebut.

“Dan kami menghimbau kepada seluruh mahasiswa se-Indonesia untuk sama-sama melakukan kepada Kedubes AS sebagai upaya penegakan HAM dan perdamaian dunia” Ajak Fajrilah. (OR)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles