http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Pemerintah Akui Kesalahan Tertundanya Ujian SD Dua Hari

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Peristiwa tertundanya Ujian Akhir Sekolah (UAS) jenjang Sekolah Dasar disekitar 200 sekolah di Pandeglang pada pekan lalu, diakui sebagai kesalahan pemerintah. Stekholder di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) dinilai tidak mampu mengontrol proses pelaksaan UAS. 

Menurut Bupati Pandeglang, Irna Narulita, kejadian tersebut tidak semestinya terjadi jika Koordinator Pengawas (Koorwas) dan Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS) bisa lebih awas dalam memonitor proses dan persiapan UAS.

“Hal itu akibat Koorwas dan KKPS tidak mengawal dengan baik, seharusnya dari jauh-jauh hari sudah memberi warning kepada perusahaan tersebut untuk ontime. Kepala UPT juga seharusnya mengingatkan karena kan sudah rapat secara intens,” kata Irna usai membuka Popkab Ke II Tingkat Kabupaten Pandeglang di Alun-alun, Kamis (14/12/2017).

Akibat lembar soal yang terkendala di ekspedisi itu, ribuan siswa harus memperpanjang jadwal ujiannya selama dua hari. Namun begitu, atas nama pemerintah, Irna menyampaikan permintaan maaf. Dirinya pun mengaku telah menegur jajarannya di Dindikbud sekaligus mengultimatum agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Kami mohon maaf. Kadis juga sudah saya tegur tegas. Kami berjanji dikemudian hari tidak akan terjadi kejadian serupa,” imbuhnya.

Irna menjelaskan, kejadian tersebut merupakan wanprestasi ditubuh instansi pendidikan dan tentunya bagi perusahaan percetakan yang memproduksi lembar soal ujian. Kejadian itu menjadi catatan Pemkab, agar tidak melibatkan percetakan yang diketahui berasal dari Jakarta itu, dalam semua kegitan pengadaan di Pandeglang.

“Ke depannya itu menjadi catatan agar tidak mengizinkan perusahaan itu mengikuti kegiatan pengadaan di Pandeglang lantaran sudah mengganggu waktu dan jadwal UAS yang sudah ditentukan. Ini saya sampaikan menjadi wanprestasi dan jangan sampai terjadi lagi,” tegas Irna.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Pandeglang, Iis Iskandar mengaku sudah memeriksa sejumlah ASN yang terlibat dalam persiapan UAS, seperti Koorwas dan KKPS. Namun dirinya tidak menyebutkan berapa jumlah ASN yang sudah diperiksa dan hasil sementara.

“Jadi kami lagi proses semua yang terkait, termasuk Koowas dan KKPS. Namun sejauh ini belum ada hasil, karena kami masih melakukan pemeriksaan sejak 3 hari lalu,” ucapnya.

Ia berjanji akan melakukan pemeriksaan yang profesional dan integritas sehingga hasilnya bisa dirilis dengan akurat dan valid. Ia menambahkan, ditargetkan proses pemeriksaan tersebut akan selesai dalam waktu satu pekan.

“Kami kan ingin memberi informasi yang valid dan akurat kepada pimpinan dan publik, sehingga harus melakukan pemeriksaan yang profesional dan integritas. Kami perkirakan dalam waktu 1 minggu hasil pemeriksaan bisa selesai,” katanya singkat. (IN)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,336PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.