Portal Berita Online Indonesia

Nelayan Maluku Dapat Bantuan 143 Kapal dari KKP

Menaranews, Ambon ( Maluku)– Sejumlah kelompok nelayan yang tergabung dalam koperasi nelayan di Provinsi Maluku mendapatkan bantuan sebanyak 143 unit kapal penangkap ikan dari pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Pemberian kapal penangkap ikan yang diketahui berbobot 5 gross tonage (Gt) dan dilengkapi dengan alat penangkap ikan ramah lingkungan kepada para nelayan Maluku itu, diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Tangkap, Sjarief Widjaja kepada ratusan nelayan dalam acara pemberian bantuan dari pihak KKP bertempat di Kantor Pelabuhan Perikanan Nasional (PPN) Tantui, Ambon, Rabu (6/12/2017).

Sjarief Widjaja dalam sambutannya saat memberikan bantuan, menyatakan, potensi perikanan Maluku sangat luar biasa, sehingga pemerintah pusat menaruh perhatian khusus dan mendorong agar Maluku bisa menjadi wilayah industri perikanan terbesar di wilayah Indonesia.

Untuk itulah nelayan Maluku diberikan sarana tangkap ikan tersebut untuk mulai memajukkan kegiatan perikanan di provinsi yang dijuluki seribu pulau ini.

Dan, tambah Sjarief Widjaja, selain memberikan bantuan tersebut, pihaknya tahun depan akan terus memberikan sejumlah bantuan kapal yang sama kepada nelayan termasuk menyediakan 23 pelabuhan perikanan yang tersebar di wilayah Maluku.

“Ini bukti bahwa pemerintah melalui KKP mendorong  perikanan Maluku. Tak seperti dulu, sekarang menteri Susi terus beraksi  untuk  memajukan sektor perikanan di tanah air,” ujarnya.

Sjarief Widjaja mengatakan, para nelayan saat ini akan terus diperhatikan masa depannya, karena mereka akan diberikan permodalan dan juga termasuk dijamin dengan asuransi.

“Kalau nelayan meninggal dalam pekerjaan mencari ikan di laut maka akan diberikan santutan Rp.200 juta, sementara yang sakit atau luka karena kecelakaan kerja akan diberikan Rp.100 juta,” tandas lelaki tersebut.

Setelah itu, Sjarief Widjaja  didampingi Michael Wattimena anggota DPR RI asal Maluku menyerahkan bantuan tersebut, termasuk memberikan bantuan asuransi untuk 8.379 nelayan yang tersebar di Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Maluku Tengah, Maluku Tenggara, Buru, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya, Kota Tual dan Kota Ambon. (EO/IMA)