spot_img

Mendekati Hari HAM Sedunia, YPKP 65 : Semoga Pemerintah Selesaikan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

Menaranews,Jakarta – Ketua YPKP 65 Bedjo Untung mengatakan bahwa kasus pelanggaran HAM berat masa lalu masih belum terselesaikan mengingat hari HAM sedunia yang jatuh pada tanggal 8 Desember 2017.

Menurutnya, masih terjadi diskriminasi oleh kelompok-kelompok intoleran yang menganggap bahwa kasus pelanggaran HAM merupakan hal yang bersifat ideologis.

“ini masih dalam rangka mendekati hari untuk korban pelanggran HAM dan 8 Desember sebagai hari HAM Sedunia, dan penegakan ham di indonesia masih belum selesai dan masih mengalami diskriminasi dari kelompok intoleran.

Dalam acara seminar HAM yang diseleranggakan oleh Yayasan Yap Thian Hiem Human Right, Bedjo sempat berdisuksi dengan Komisioner Komnas HAM Amerika Serikat, Eric Stover bahwa Pemerintah Amerika Serikat mendesak Pemerintah Indonesia untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu di Indonesia.

“Saya berbicara dengan Eric supaya pemerintah amerika bisa mendesak pemerintah indonsia supaya menyelsaikan kasus pelanggran HAM berat masa lalu,” ucapnya.

Selain itu Dia juga berharap dalam Hari HAM Sedunia Pemerintah Indonesia konsisten dalam penyelesaian kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia.

Terutama, kasus pelanggaran HAM berat masa lalu pada tahun 1965.

“Saya harap dukungan dari aktivisi indonesia dan mendesak pemerintah indonesia agar tidak ragu dalam menyelsaikan kasus pelanggaran hak asasi manusia ini bukan persoalan idelogi melainkan persoalan hak asasi manusia,” pungkasnya.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,042PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles