Portal Berita Online Indonesia

KRI Dewaruci Sandar Di Belawan, Pelindo I Target 3000 Pengunjung

MENARAnews, Medan (Sumut) — Kapal Republik Indonesia Dewaruci baru saja bersandar di Pelabuhan Penumpang Bandar Deli, Belawan, Medan, Rabu (6/8/2017). Kapal latih tiang tinggi sedang melaksanakan kegiatan Ekspedisi Nusatara Jaya (ENJ) 2017.

Kedatangan kapal disambut meriah oleh warga Medan. PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) langsung menarget kapal yang memperkuat jajaran TNI AL tahun 1953 itu akan dikunjungi 3000 orang.

“Pelajar dan masyarakat umum menjadi target pelaksanaan kegiatan ini, guna memperkuat pengetahuan akan kebesaran bangsa Indonesia sebagai bangsa maritim dunia,” ujar M. Eriansyah, Corporate Secretary PT. Pelindo I (Persero) disela kegiatan.

Selama di Belawan, Pelindo I menggagas Dewaruci Expo. Beberapa acara yang digelar antara lain, lomba foto, lomba cipta dan baca puisi, lomba mewarnai, Dewa Ruci Tour, aksi tanam bakau, Mejuah-juah Night, UMKM Exhibition, food festival, aksi tanam bakau, aksi donor darah, dan Indie Band Competition.

KRI Dewaruci akan bersandar di Terminal Penumpang Bandar Deli, Belawan selama dua hari yakni pada tanggal 6 -7 Desember 2017.

Eriansyah juga bilang bersandarnya KRI Dewaruci adalah momentum untuk mengenalkan budaya kemaritiman nasional. KRI Dewaruci juga merupakan monumen kemaritiman Indonesia.

“KRI Dewa Ruci yang telah mengarungi lima benua dan tujuh samudera merupakan monumen kemaritiman negara kita. Ini perlu kita perkenalkan pada masyarakat, agar masyarakat mengerti sejarah nasional sebagai bangsa maritim yang besar,” ungkapnya.

Sebelum ke Belawan, Kapal berukuran 58,5 meter dan lebar 9,5 meter dari kelas Barquentine ini singgah di Sabang dalam rangkaian Sail Sabang 2017.  Kapal yang dibangun oleh arsitek asal Jerman  H. C. Stülcken & Sohn Hamburg dan selesai pada tahun 1952 itu dilepas dari Tanjung Priok oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Panjaitan pada 20 November 2017 lalu. Kapal akan menempuh rute Tanjung Priok, Jakarta – Batam – Sabang – Belawan dan kembali ke Jakarta selama 28 hari.

Sabang menjadi perjalanan terakhir sebwlum KRI Dewaruci dipurnatugaskan. Kapal berbobot mati 847 ton itu sudah mengemban misi pelatihan dan budaya bagi negara selama 64 tahun.

“Dalam pelayaran terakhirnya ini, KRI Dewaruci akan membawa 68 pelajar SMA yang berprestasi dari 34 provinsi melalui program Ekspedisi Nusantara Jaya yang dikoordinasikan oleh Kemenko Bidang Kemaritiman,” tandasnya. (Yug)