Portal Berita Online Indonesia

Dewan Desak Pemkab Serius dan Fokus Tangani Kasus Difteri Pandeglang

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Kasus Difteri yang saat ini telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), menjadi perhatian semua kalangan termasuk DPRD Pandeglang khususnya Komisi IV.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang Yangto mengaku prihatin terhadap masyarakat yang terjangkit Difteri. Untuk itu, pihaknya akan melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanganan guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

“Kami juga ikut prihatin kepada masyarakat yang terkena Difteri dan kami nanti akan melakukan ikhtiar, upaya-upaya dengan Dinas Kesehatan untuk melihat dan juga melakukan tindakan-tindakan preventif termasuk kalau pencegahan dan juga tindakan-tindakan pengobatan bagi yang terkena,” ujarnya ketika ditemui usai Pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten Pandeglang (POPKAB) ke-II di Alun-alun Pandeglang, Kamis, (14/12/2017).

Lebih lanjut Yangto menambahkan, pada masa reses nanti yang dimulai pada 20 Desember 2017, pihaknya akan memanfaatkan momen tersebut melakukan sosialisasi pencegahan di masyarakat.

“Kita memang belum turun ke masyarakat, tapi sebentar lagi tanggal 20 kita masa reses dan kami juga akan memanfaatkan momen itu untuk melakukan sosialisasi pencegahan, termasuk kita koordinasi dengan pihak-pihak terkait,” pungkasnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan termasuk puskesmas untuk serius dan fokus menangani kasus Difteri di Pandeglang guna mencegah penularan Difteri ke masyarakat lainnya.

“Dinkes harus bekerja serius dan fokus, artinya melakukan pendataan bagi yang sudah terkena Difteri dan melakukan penyadaran masyarakat terkait dampak ini sehingga kita bisa tahu penyebab dan apa yang harus kita lakukan untuk masyarakat yang terkena Difteri,” tegasnya. (IN)