spot_img

Datangi Polres Pandeglang, Warga Serahkan Bukti Tambahan Dugaan Pungli PTSL

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Warga Desa Bojongmanik, Kecamatan Sindangresmi, kembali mendatangi Polres Pandeglang, Selasa (12/12/2017). Kedatangan mereka ini untuk melanjutkan laporan pertama mengenai dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan oleh aparatur desa dalam proses pembuatan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL).

Kali ini, mereka datang dengan membawa bukti tambahan berupa kwitansi yang diberikan oleh aparatur desa saat memungut biaya pembuatan PTSL.

Salah seorang warga, Ahmad Fatori mengungkapkan, ia bersama warga lainnya memberikan bukti tambahan berupa fotokopi kwitansi kepada pihak Polres Pandeglang. Diberikannya bukti itu kata dia, untuk memperkuat kasus dugaan adanya pungli yang dilakukan oknum aparat desa.

“Selain memberikan bukti kwitansi pungutan terhadap warga dalam mengurusi sertifikat tanah, kami juga akan membuat surat audiensi agar bisa langsung memaparkannya kepada Kapolres Pandeglang,” kata Fatori saat jumpa pers di sekertariat PWI Kabupaten Pandeglang bersama sejumlah warga lainnya, Selasa (12/12/2017).

Dirinya menyebutkan, bukti kwitansi yang diserahkan ke aparat penegak hukum berjumlah 3 lembar. Masing-masing atas nama HM. Ilham dengan nilai Rp3 juta untuk enam buku, kedua Epi Madripah besarannya Rp500 ribu yang diterima Nasar. Sedangkan yang ketiga atas nama Surnaya dengan besaran Rp250 ribu juga diterima oleh nama yang sama. Semua kwitansi itu diserahkan dalam rentang waktu sejak bulan Maret-April 2017.

“Informasi yang didapat tadi bahwa untuk surat penyelidikan kasus tersebut sudah turun. Dan nanti pihak Polres akan terjun langsung ke Desa Bojongmanik untuk melakukan penyelidikan,” imbuhnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Pandeglang. (IN)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles