spot_img

AMPII Banten Gelar Aksi Bebaskan Palestina

MENARAnews, Serang(Banten) – Pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait pengakuan Jerusallem sebagai memicu reaksi dari kelompok muslim di dunia, termasuk diantaranya Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Islam Indonesia (AMPII) Banten yang menggelar aksi damai di Kota Serang pada hari ini (12/12) meminta agar Amerika menarik pernyataannya kembali.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Islam Indonesia wilayah Banten menggelar aksi untuk memprotes pernyataan Donald Trump tersebut dan mengatakan bahwa pernyataan tersebut dapat memicu terjadinya konflik serta membangkitkan kemarahan umat muslim di Dunia.

Dalam orasi yang disampaikan bahwa sejak dahulu memang Amerika dan Israel memiliki hubungan dekat dan hal ini sudah menjadi rahasia umum. Israel banyak dibesarkan ooleh Amerika sehingga setiap terjadinya perampasan tanah dan genosida yang terjadi dilindungi oleh Amerika Serikat, sementara para pemimpin muslin hanya dapat mengecm tanpa adanya aksi yang nyata.

“Pemimpin-pemipin negara muslim tidak mampu memberikan pertolongan yang mampu membebaskan Palestina dan hanya memberikan kecaman saja. Hal ini yang akan menjadi saksi semakin meluasnya perampasan oleh Israel,” kata salah seorang orator.

“Aksi ini merupakan kewajiban bagi umat muslim di dunia untuk mendukung saudara-saudara kita di Palestina dan mengecam perebutan kiblat pertama umat Islam oleh Israel,” ungkap Riyadi.

Dijelaskan oleh Riyadi, ketua AMPII Banten, dukungan terhadap Palestina dalam bentuk aksi ini akan terus dilakukan hingga kondisi di Palestina berubah dan Palestina dibebaskan dari penjajahan. Selain melakukan aksi, massa memberikan solusi terkait hal ini yaitu Khilafah dan Syariat Islam.

“Solusi untuk keberlangsungan dan keselamatan saudara kita di Palestina adalah dengan ditegakkannya syariat Islam dan Khilafah. Karena hanya khilafah lah yang mampu melindungi umat Islam dan kehormatannya,” jelas Riyadi. (Rn)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles