spot_img

PTUN Gelar Sidang Perdana Tanpa Hasil Gugatatan

MENARAnews, Jayapura ( Papua ) – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura menggelar sidang pertama kalinya di Papua tanpa adanya surat keputusan.

Sidang perdana yang digelar di PTUN Waena, Rabu (22/11/2017) akibat gugatan dari pengacara pasangan calon Bupati Jayapura Jansen Monim dan Abdul Rahman terhadap KPU Provinsi Papua. Obyek gugatan dalam gugatan ini yaitu sikap diam atau tidak menindaklanjuti atau tidak dilaksanakan oleh Tergugat atas terbitnya Surat Rekomendasi Bawaslu RI Nomor nomor : 0835/K. Bawaslu /M.0600/IX/2017,  tanggal 20 September 2017 Perihal laporan Nomor 24/LP/PGBW/lX/R017, terkait pembatalan calon nomor urut 2 An. Mathius Awoitouw sebagai Calon Bupati Kab. Jayapura.

“Sidang perdana bagi kita dan PTUN Jayapura, karena gugatan tersebut
terkait dengan fiktif negatif. Artinya orang tidak mengeluarkan keputusan kita gugat yang lazimnya orang mengeluarkan putusan ada SK kita gugat SK tapi ini tidak, tanpa ada putusan kita gugat,” kata
pengacara Iriansyah usai sidang pertama di PTUN Jayapura.

Menurut dia, dalam sidang PTUN kita menguji kerja dari pejabat-pejabat
negara terkait tidak melaksanakan rekomendasi dari bawaslu. Ia
mengatakan sebagai kuasa hukum memberikan apresiasi yang tinggi kepada
mejelis hakim yang menyidangkan perkara ini. Sebab pengadilan TUN
tempat untuk menguji kerja-kerja KPU terhadap sikap diam atas surat
rekomendasi.

“Sikap diam KPU Provinsi Papua sekalu KPU Kabupaten Jayapura terhadap
rekomendasi Bawaslu RI bertentangan dengan undang-undang maupun
peraturan perundangan yang berlaku,” ucapnya.

Ia mengatakan sikap diam KPU tersebut merugikan pasangan calon Jansen
Monim dan Rahman Sulaiman yang nota bene adalah pasangan calon yang
memperolah suara terbanyak kedua setelah pasangan calon Matian
Awoitouw terkait perselisihan hasil pemilukada.

“Kami sudah menyampaikan kepada hakim menjelis surat gugatan terkait
alasan – alasan hukum dan norma yang dilanggar tergugat secara garis
besar,” ucapnya.

Sementara Hakim Ketua Alan Basyier mengatakan  agenda selanjutnya
adalah pembacaan jawaban, namun karena pihak tergugat tidak hadir
dalam persidangan ini maka pembacaan jawaban dari pihak tergugat kita
tunda. “Sidang lanjutan akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 29
November 2017,” tuturnya. (surya)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,041PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles