Pilkades Di Kecamatan Cipeucang Diwarnai Protes

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Hasil pelaksanaan Pilkades Serentak tahun 2017 yang digelar pada akhir pekan lalu (5/11) menuai protes dari masyarakat terutama dari pendukung yang kalah, hal itu terjadi di Desa Pasireurih Kecamatan Cipeucang.

Protes tersebut dilakukan dalam bentuk melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kecamatan Cipeucang, kemudian dilanjutkan dengan audiensi bersama dengan semua pihak-pihak yang terkait.

Koordinator aksi Andang mengatakan, pihaknya menduga ada mobilisasi massa karena dari pelaksanaan Pilkades beberapa hari yang lalu, massa membludak seolah-olah diciptakan untuk mengganggu proses panitia sehingga tidak terpantau siapa yang masuk dan siapa yang daftar.

“Kami belum puas karena ini lagi dikumpulkan lagi bukti-bukti tambahan agar lebih akurat untuk laporan kami terkait dengan proses kecurangan dan rekayasa panitia Pilkades Desa Pasireurih,” ujarnya kepada awak media usai audiensi, (8/11/2017).

Sementara itu, Ketua Panitia Desa Pasireurih Yani mengatakan, pihaknya mengakui bahwa panitia dalam hal ini SDM yang lemah dan terbatas sehingga ada kelalaian yang terjadi selama pelaksanaan Pilkades berlangsung.

“Jumlah DPT di Desa Pasireurih sebanyak 3474, panitia telah melakukan pemisahan DPT perempuan dan laki-laki dengan jumlah DPT yang sama. Tetapi pihak panitia lalai tanpa sengaja tidak menyampaikan hal tersebut kepada pihak-pihak terkait,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Wakapolres Pandeglang Kompol Nur Rahman mengatakan, pihaknya meminta kepada pelapor untuk menempuh jalur hukum terkait permasalahan ini sehingga kondusifitas wilayah tetap terjaga.

“Jika terkait masalah administrasi, silakan dilaporkan ke PTUN tetapi jika terkait pidana, silakan laporkan ke Polres Pandeglang, kami sudah siapkan tim khusus terkait permasalahan Pilkades,” tegasnya. (IN)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,031PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles