Ngunduh Mantu Bobby-Kahiyang, PLN Siapkan Listrik 1.000 kVA

MENARAnews, Medan (Sumut) — PT PLN (Persero) menyiapkan tenaga listrik sebesar 1.000 kilovolt ampere (kVA) untuk pelaksanaan resepsi ngunduh mantu Bobby Afif Nasution dengan Kahiyang Ayu Siregar.

Persiapan kelistrikan sudah dilakukan sejak 1 November 2017. Hal itu diungkapkan Ricki Yakop, Asisten Manager Jaringan PLN Area Medan. Sebelumnya, Zeni Daerah Militer (Zidam) ?\I/BB melayangkan surat permohonan kepada PLN untuk memberikan pelayanan listrik Multiguna pada acara Ngunduh Mantu Jokowi di Medan.

“Persiapan kami sudah 100 persen,” kata Ricki, Kamis (23/11/2017).

Ada tujuh unit genset yang disiagakan di sekitar lokasi acara. Lima unit di tenda utama, satu unit di tenda relawan dan satu lainnya ditempatkan di gardu listrik komplek tempat pelaksanaan acara.

Penempatan genset di gardu komplek untuk memback-up suplai listrik di kawasan permukiman bila terjadi gangguan aliran dari jaringan.

Adapun lima genset yang ditempatkan di tenda utama berkapasitas 500 kva per unit.

Meskipun demikian, tiga di antaranya hanya akan memasok 350 kVA, sedangkan dua lainnya sebagai cadangan. Mesin-mesin tersebut akan dioperasikan selama 24 jam pada hari-H.

“Kami juga sudah menyiagakan bahan bakar genset sebanyak 2×16 kiloliter solar.” ungkapnya.

Dengan dukungan mesin berlapis ini, dia memastikan bila terjadi gangguan listrik pada saat acara, hanya membutuhkan waktu paling lama satu menit untuk normalisasi.

Selain itu, PLN juga mendirikan lima posko untuk mengendalikan sistem dan instrumen yang disiapkan. Posko utama atau pusat kendali berlokasi di komplek Ruko Bukit Hijau Regency (BHR). Sedangkan empat lainnya berada di sekitar lokasi pelaksanaan acara

Seluruh posko dijaga oleh total 61 petugas secara nonstop dengan tiga kali pergantian shift. Mereka bertugas mengantisipasi potensi gangguan suplai listrik selama pelaksanaan acara baik yang disebabkan oleh cuaca, jaringan tegangan menengah (JTM), transmisi atau gangguan dari pembangkit.

PLN menilai dari sejumlah faktor tersebut, gangguan akibat cuaca merupakan penyebab paling potensial terjadi. Karena itu, PLN juga menyiagakan para petugas transmisi lebih intens dari biasanya.

Bukan itu saja, PLN juga menerjunkan satu tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) yang terdiri dari 6 petugas. (yug)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,034PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles