spot_img

Masih Ada 40 Persen Bidang Tanah Milik Pemkab Pandeglang Belum Bersertifikat

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mengajukan pembuatan sertifikat aset tanah pada tahun 2017 sebanyak 112 bidang. Pengajuan itu dilakukan menyusul catatan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pandeglang Tahun 2016.

Dari 112 bidang tanah itu, didominasi oleh aset Sekolah Dasar (SD) yang belum terdata dengan baik. Namun, sampai saat ini Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pandeglang baru menyelesaikan setengahnya.

“Tahun 2017, Pemkab mengajukan 112 bidang tanah. Baru sekitar 60 yang sudah tersertifikat,” sebut Kepala BPN Pandeglang, Ruski Yacob, Senin (27/11/2017).

Menurut Rusli, selama proses pembuatan sertifikat tanah itu, pihaknya mengalami berbagai kendala. Sehingga petugas BPN tidak menyelesaikan dengan cepat.

“Kendala yang dihadapi seperti syarat yang kami minta, banyak yang hilang. Mungkin karena orang dulu banyak yang membangun sekolah untuk kepentingan warga sekitar. Sehingga tidak begitu mementingkan dokumen,” katanya.

Meski demikian, Rusli meyakinkan bahwa pihaknya akan menyelesaikan yang tersisa sebelum tahun 2017 berakhir.

“Aset Pemda menjadi konsen saya untuk menyelesaikan itu sebelum akhir tahun. Karena tahun depan jumlahnya akan bertambah jadi 150 bidang tanah yang harus tersertifikat,” tandasnya. (IN)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles