Marak Pencurian Motor, Kapolres Pandeglang Himbau Masyarakat Tingkatkan Pengamanan

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Masyarakat harus berhati-hati karena tingkat kejahatan curanmor di Pandeglang cukup tinggi, pelaku mengambil kendaraan yang parkir sembarangan dan ada juga spesialis yang masuk ke rumah untuk mengambil motor.

Demikian dikatakan Kapolres Pandeglang AKBP Ary Satriyan pada saat Press Release Ungkap Kasus Sat Reskrim di Mapolres Pandeglang, dini hari, (25/11/2017).

Di Pandeglang, lanjut Ary, hampir sering terjadi kasus curanmor dimana pelaku merupakan residivis dengan Modus operandi yaitu pelaku mengambil kendaraan motor di jalan dan parkiran, ada yang satu lagi spesialis di dalam rumah, mencongkel rumah kemudian mengambil motor yang berada dalam rumah.

“Untuk yang diparkiran menggunakan kunci leter T dan di rumah juga menggunakan leter T tapi mencongkel rumah menggunakan obeng,” jelasnya.

Menurutnya, rata-rata target pelaku di parkiran dan rumah di kampung-kampung. Untuk itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan keamanan diri masing-masing untuk meminimalisir tindak pidana pencurian.

“Pelaku membutuhkan waktu 10 menit untuk mengambil motor, tapi saya kira kurang dari 10 mereka bisa ambil motor karena hanya dengan memasukan kunci Leter T kemudian merusak kunci dan mengambil motor. Jadi apabila rumah ditinggal kosong, mungkin bisa dititipkan rumahnya. Apabila di parkiran, kalau bisa menggunakan kunci ganda untuk lebih mengamankan kendaraannya,” ungkapnya.

Kapolres dialog dengan salah satu pelaku

“Rata-rata motor hasil curian dijual 1,5 juta sampai dengan 3,5 juta tergantung jenis motornya. Ada yang dijual di luar Pandeglang, ada yang juga dijual di Pandeglang, tapi rata-rata digerinda nomor mesinnya sehingga sulit untuk dilacak,” tambah Ary.

Sementara itu, salah satu pelaku inisial I menuturkan, pihaknya sudah pernah melakukan aksi serupa di Serang dan sudah dijebloskan ke penjara.

“Udah pernah masuk di Rutan Serang, dengan kasus yang sama,” singkatnya.

Pantauan di lokasi, barang bukti yang diamankan yaitu sebanyak 5 kendaraan bermotor roda 2 dengan rincian 3 motor matic masing-masing Yamaha Fino Warna Hitam, Honda Scoopy warna Merah Silver, dan Honda Beat warna Putih, sementara 2 motor lainnya jenis Suzuki Satria F warna biru dan warna hitam.

Selain itu, Polres Pandeglang juga mengamankan sebuah obeng, kunci leter T, STNK motor Scoopy, kunci ring nomor 8, dan 4 buah kunci motor.

Adapun pelaku yang diamankan sebanyak 8 orang dengan inisial YS, D, AA, AP, IR, IA, Y, dan JS. Para pelaku diamankan dengan 2 kasus yang berbeda. YS, D, AA, dan AP, diamankan karena kasus yang terjadi pada 21 November 2017 pukul 02.00 WIB di Kampung Pasir Waru Kelurahan Kadumerak, Kecamatan Karangtanjung. Sedangkan pelaku IR, IA, Y, dan JS diamankan karena kasus yang terjadi pada 21 November 2017 pukul 17.00 WIB di area parkir Graha Pancasila Kelurahan Pandeglang Kecamatan Pandeglang. (IN)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,031PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles