spot_img

Manajemen RSU Abdul Manan Kena OTT  Polres Asahan

MENARAnews, Asahan (Sumut)- Personel Tipikor Polres Asahan melakukan operasi tangkap tangan kepada Kepala Rumah Sakit Umum Abdul Manan Simatupang dr Edi Iskandar, Kamis (9/11/2017).

Petugas juga mengamankan lima orang lainnya, yakni Staf tata usaha Zubaidah, Bendahara Nurhazizah Tanjung, Kepala ruang instalasi  Laboratorium Agus Hariyanto, Staf Kamar Kartu Yusnizar Nainggolan, dan Nurmala yang juga staf kamar kartu.

“Ya benar, kita melakukan OTT kepada kepala rumah sakit dan lima staffnya,” Kata Kasat Reskrim Polres Asahan Ajun Komisaris Bayu Putra Samara.

Bayu bilang, mereka mengamankan keenam pejabat rumah sakit itu karena dugaan pengutipan retribusi umun yang tidak sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku.

Peraturan yang berlaku adalah Perda Nomor 14 Tahun 2014 tentang Retribusi Jasa Umum akan tetapi pihak rumah sakit masih memberlakukan Perda Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Jasa Retribusi Umum. Dalam perda yang lama pasien yang akan melakukan serangkaian tes narkoba dikenakan biaya Rp250 ribu. Padahal dalam perda Nomor 14 tahun 2014 tertulis Rp150 ribu.

“Dalam prakteknya sejak 2015 hingga November 2017 dikutip 250 ribu rupiah dan juga terhadap retribusi lainnya,” ujar Bayu.

Polisi akan menindaklanjuti kasus itu. Karena perbuatan manajemen Rumah Sakit sudah merugikan masyarakat tiga tahun kebelakang.

“Lihatlah, seharusnya bayar lebih murah tapi pihak rumah tetap menjalankan perda yang lama atau tidak berlaku lagi. Kan kasihan masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Kanit Tipikor Polres Asahan Iptu Rianto menjelaskan, dalam OTT tersebut, penyidik berhasil mengamankan barang bukti uang sebesar Rp1,054 juta, berkas dan pembukuan keuangan pihak rumah sakit, (yug)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,039PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles