spot_img

KPU Kalteng Suvervisi Sipol Ke KPU Pulpis

MENARAnews, Pulang Pisau (Kalteng) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah, Ahmad Syar’i, Jumat (3/11) melakukan kunjungan kerja ke KPU Kabupaten Pulang Pisau. Kungker tersebut dalam rangka melakukan suvervisi SIPOL, terkait penelitian berkas adminitrasi dan verifikasi partai politik (Parpol) peserta pemilu 2019.

” Tugas KPU propinsi itu kan melakukan monitoring dan pengendalian pengawasan. Nah sekarang ini sedang berlangsung penelitian kelengkapan berkas adminitrasi calon parpol peserta pemilu 2019 di tingkat kabupaten/kota, ” kata Ahmad Syar’I kepada menaranews.com di sela-sela kunjungannya di kantor KPU Pulang Pisau.

Menurutnya, tugas KPU propinsi salah satunya adalah perpanjangan tangan dari KPU Ripublik Indonesia (RI), karena ini Pilkada serentak. Kedatangan ke KPU Pulang Pisau ini dalam rangka untuk memastikan KPU Pulang Pisau telah melakukan penelitian berkas adminitrasi dan verifikasi yang berkaitan dengan pendaftaran SIPOL parpol peserta pemilu 2019. Dia menyebutkan, KPU Pulang Pisau telah menjalankan tugas itu dengan baik dan masih sedikit saja kekurangannya. Oleh karenanya, terus akan kita pacu, mengingat tanggal 15 November ini, merupakan batas akhir penelitian berkas.

” Tanggal 15 November ini batas akhir penelitian berkas, dan hasilnya nanti akan kita sampaiakan kepada parpol, ” ujarnya

Dia juga mengatakan, penyerahan berkas adminitrasi parpol ini kan harus disertai lampiran fc Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) dan Kartu Tanda Anggota (KTA). Dalam penelitian berkas adminitrasi ini, KPU Pulang Pisau menemukan 105 ganda keanggotaan parpol (External). Contonya, dalam SIPOL, parpol memasukkan pekerjaannya misalnya TNI atau Polri, nah kita ingin pastikan apa yang bersangkutan masih aktif atau sudah pensiun. Contoh lain, umur belum genap 17, tetapi pada saat kita verifikasi dilapanga ternyata sudah menikah, dan ini harus dibuktikan dengan buku nikah. Dalam hal ini lanjut Syar’I, KPU akan sangat hati-hati dalam melakukan proses veripikasi ini dan tidak akan merugikan parpol.

” Dan ini yang sedang diteliti. Dalam penelitian tersebut, ternyata ditemukan problem, dan sepanjang problem itu bisa diatasi, ya kita atasi, ” pungkasnya (BS)

Editor: Hidayat 

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,043PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles