Portal Berita Online Indonesia

Ketua DPD Partai Golkar Demak Mengadakan Serap Aspirasi Masyarakat Bonang

MENARAnews, Demak (Jateng) – Ketua DPD Partai Golkar Kab Demak, Nur Wahid dan anggota DPRD Komisi VIII DR. Noor Ahmad MA, pada (10/11) mengadakan acara Serap Aspirasi di depan masyarakat Bonang Kab. Demak.

Acara serap aspirasi yang dilakukan setelah acara Sosialisasi Undang – Undang dan Kebijakan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Terhadap Anak, tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat Bonang yang hadir di Gedung MWC NU Bonang.

Aspirasi dari masyarakat Bonang itu pun diterima oleh para wakil rakyat dari partai Golkar tersebut dan berjanji akan menjadi fokus program mereka di tahun 2018.

“Kami akan bekerja keras untuk dapat menyejahterakan masyarakat Demak dan Bonang pada khususnya yakni dengan bisa mewujudkan apa yang menjadi aspirasi bapak ibu sekalian. Salah satunya tentu saja dengan memperhatikan aset desa melalui BUMDes, karena BUMDes bila dikelola dengan baik akan bisa menjadi tulang punggung desa,” terang Nur Wahid.

Ketua Lembaga Kajian Pemberdayaan Masyarakat (LKPM) Ahmad Zaenudin yang menyelenggarkan acara tersebut kepada menaranews, mengatakan bahwa ada korelasi antara sosialisasi dan serap aspirasi karena UU di Indonesia itu dapat terwujud dengan adanya aspirasi dari masyarakat.

“Sosialisasi tentang UU Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan ini memang yang membidani kami dari LKPM, tujuannya untuk memberi pemahaman kepada masyarakat luasnya dampak terjadinya KDRT di rumah tangga. Setelah pemaparan sosialisasi ini masyarakat akan dapat menyerap informasi dan selanjutnya memberi aspirasi yang dapat diserap oleh penentu kebijakan, dalam hal ini serap aspirasinya ditujukan kepada para wakil rakyat,” ucap Zaenudin.

Pada penutupan acara, Nur Wahid menyampaikan janji kepada masyarakat Bonang pada tahun 2018 nanti bahwa akan memberikan bantuan pertanian, peternakan dan pendidikkan pada masyarakat Bonang.

“Pada tahun 2018 nanti kami akan memasukkan program pada bapak ibu semua bahwa akan memberikan maksimal 10 sapi pada masing- masing desa, penanaman kacang ijo seluas 50 hektar dan bantuan dana untuk PAUD,” ucap Nur Ahmad. (Nsn)