spot_img

IMM Pandeglang Nilai Pilkades Serentak Berpotensi Terjadi Politik Uang

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang digelar padab 5 November 2017 Kabupaten Pandeglang dibilai rentan politik uang berupa bagi-bagi amplop. Keberadaan program Alokasi Dana Desa (ADD) di tingkat Desa terbukti menarik minat banyak orang untuk menjadi Kepala Desa.

Menyikapi hal tersebut, Ketua PC IMM Pandeglang, Nurman mengatakan, melihat situasi dan kondisi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) saat ini yang membuat calon jorjoran untuk menarik pendukung, tidak menutup kemungkinan dengan aksi politik uang.

“Di beberapa desa saat ini memiliki banyak pendaftar, hal ini karena adanya potensi besar yang ada di desa. Jika dilihat dari aspek positif semakin banyak calon yang bersaing semakin dapat banyak menghadirkan figur pemimpin terbaik untuk desanya, tetapi ketika melihat sisi negatifnya sangat rawan dengan politik transaksional,” tuturnya, (4/11/2017).

Lebih lanjut ia menjelaskan, jika hal ini tidak diawasi dengan serius, maka akan berpotensi hanya memanfaatkan ADD saja, karena akan melahirkan pemimpin yang cenderung bermodal kuat. 

“Jelas hal ini harus ada pengawasan kuat untuk mencegah terjadinya politik uang dan sanksi yang tegas untuk yang melakukan hal tersebut, apalagi politik uang merupakan satu hal yang buruk membuat mental masyarakat menjadi apatis untuk lingkungannya. Selain itu, membuat masyarakat menjadi terkotak-kotak, tidak menutup kemungkinan akan terjadi juga pada Pemilu 2019 mendatang,” tegas Nurman. (IN)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles