Portal Berita Online Indonesia

Hari Terakhir Operasi Zebra Kalimaya, Pengendara Nekat Seruduk Polisi

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Hari terakhir pelaksanaan Operasi Zebra Kalimaya yang digelar oleh satuan polisi lalu lintas (Satlantas) Polres Pandeglang di Kampung Sabi, Desa Bangkonol, Kecamatan Koroncong, Selasa (14/11/2017).

Dalam operasi tersebut, seorang pengendara roda empat jenis Xenia dengan nomor polisi A 1424 PB, nekat menerobos belasan barisan polisi yang sedang melakukan operasi. Dalam insiden tersebut, terjadi pengejaran oleh aparat kepolisian dan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang, akhirnya diberhentikan oleh aparat kepolisian dan pengendara berhasil diamankan.

Kepala Unit Pengaturan jalan dan pegawalan laulintas (Turjawali) Polres Pandeglang Ipda Dadan mengatakan, dengan kejadian tersebut pihaknya akan memproses kendaraan tersebut untuk dijadikan barang bukti. Sebab, dengan tindakan pengendara tersebut telah membahayakan petugas keamanan di lapangan.

“Kita akan proses lebih lanjut, sebab pengendara tersebut ketakutan ketika diberhentikan oleh petugas, karena tidak memiliki SIM dan STNKnya itu sementara yang ada surat kehilangan,” bebernya.

Dalam perasi Zebra Kalimaya yang digelar selama 2 pekan itu, pihaknya telah melakukan tilang sekitar 1.400 kendaraan. Dengan jenis pelanggaran rata-rata pengendara tidak memiliki SIM.

“Kalau kita bandingkan pada operasi Zebra Kalimaya 2016 lalu ada kenaikan, karena tahun lalu tercatat sekitar 1.368. Dengan barang bukti berupa SIM, STNK dan juga kendaraan roda empat dan roda dua,” tuturnya.

Selain itu kata Dadan, sejak digelar operasi Zebra Kalimaya tersebut, pihaknya juga menemukan yang diduga sebagai spesialis pencurian kendaraan roda dua. Karena ketika diberhentikan, pengendara tersebut menghindar dan digeledah ditemukan kunci T untuk menjalankan aksinya.

“Ketika kami berhentikan pengendara tersebut menghindar, dan dikejar oleh petugas. Setelah digeledah ternyata ada barang bukti berupa kunci T, setelah diintograsi ternyata memang kendaraan tersebut curian katanya di wilayah Serang, dan kami menyerahkan kepada satreskrim,” ucapnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Pandeglang AKP Rahmat Sampurno mengatakan, setelah berakhirnya operasi zebra Kalimaya tersebut. Pengendara bisa mematuhi aturan dalam berlalulintas, dan melengkapi surat-surat kendaraannya.

“Dengan tertibnya masyarakat berlalulintas seperti mematuhi aturan, kita yakin bisa meminimalisir kecelakaan laulintas,” tegasnya.

Diketahui pengendara tersebut adalah warga Petir Kabupaten Serang, alasan pengendara tersebut menerobos karena tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan STNK sementara karena hilang sehingga petugas kepolisian mengamankan kendaraan tersebut. (IN)