spot_img

GMKI : Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Belum Layak Beroperasi

 

MENARAnews, Medan (Sumut) — Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia menilai ruas tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo belum layak beroperasi.

Hal itu disampaikan langsung oleh Swangro Lumbanbatu, koordinator Wilayah 1 GMKI Sumut-NAD. Meski begitu dia tetap mengapresiasi pembangunan jalan tol terpanjang di luar Pulau Jawa itu.

“Pembatas di tepian jalan tidak tersedia. rest area juga tidak tersedia,” Kata Swangro, Selasa (7/11/2017).

Menurut dia perencanaan dan penyusunan teknis, pelaksanaan konstruksi harus Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 15 Tahun 2005 tentang jalan Tol.

“Bila kita membaca dan memahami bersama Peraturan Menteri PU No 19/PRT/M 2011 Tentang Persyaratan Teknis Jalan dan Kriteria Teknis Jalan seharusnya yang terjadi dilapangan harus melengkapi sistim drainase, tempat pemasangan utilitas, sistim penerangan jalan umum, dinding penahan tanah, saluran tepi jalan,” Kata Swangro.

Peresmian tol itu pun dianggap dipaksakan oleh pemerintah pusat. Lantaran GMKI menganggap masih banyak kekurangan dalam pembangunannya.

“Kami tidak tau apakah Presiden Jokowi sudah Melihat ini semua atau sudah adakah laporan dari pemerintah daerah provinsi sumatera utara tersebut.

Seharusnya Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi harus meninjau langsung segala kekurangan jalan Tol tersebut dalam hal ini Gubernur Sumatera Utara terkesan diam terhadap kekurangan jalan Tol,” ujarnya.

“Kami meminta Menteri PUPR untuk segera cepat menyelesaikan pekerjaan jalan Tol ini dan tidak ada kekurangan satu pun agar pengendara dan melintasi jalan tol tersebut nyaman serta Pemerintah Daerah Sumatera Utara harus tetap berkoordinasi juga dengan pemerintah pusat,” Pungkas Swangro. (yug)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles