Portal Berita Online Indonesia

Dua Kepala Daerah Bersaing Di Musda III DPD Demokrat Banten

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Banten, menggelar Musyawarah Daerah III di S’Rizky, Pandeglang, Kamis (9/11/2017). Dalam Musda ini, terdapat 2 kepala daerah yang bersaing untuk menjadi Ketua DPD Partai Demokrat.

Di samping itu, Musda ini sekaligus menetapkan Ketua DPD Partai Demokrat Banten, untuk menggantikan Aeng Haerudin yang telah menjabat sebagai Plt selama hampir 5 tahun.

Dalam Pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Banten kali ini, memunculkan dua nama srikandi dari Banten Selatan. Keduanya yakni Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya dan Bupati Pandeglang, Irna Narulita.

Iti Octavia Jayabaya merupakan kader Partai Demokrat dan telah mendeklarasikan keikutsertaannya dalam Musda ini pada 2 hari lalu. Sedangkan Irna Narulita meski sempat malu-malu dan menolak dicalonkan, namun akhirnya ia memilih untuk ikut bertarung.

“Kita berharap Musda ini berjalan baik. Kita semua keluarga, dan siapa pun yang terpilih, kita harus sama-sama menghormati, bahwa itu lah ketua Demokrat Banten,” ujar Plt Ketua Partai Demokrat Banten, Aeng Haerudin saat memberi sambutan.

Sementara itu, Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo mengungkapkan, Demokrat Banten akan dipimpin oleh seorang wanita. Baginya, ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan.

“Kebetulan yang maju ini, 2 kepala daerah, dua-duanya perempuan. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua anggota yang ada di depan saya ini karena menyiapkan 2 calon wanita yang akan menjadi ketua DPD Partai Demokrat,” tegasnya.

Namun demikian, ia meminta agar hasil Musda ini tidak membuat perpecahan antarkader Demokrat.

“Dari 28 DPD yang saya pimpin Musdanya, tidak satu pun ketua DPDnya perempuan. Hari ini perempuan akan menjadi ketua DPD. Siapa saja yang terpilih nantinya sebagai ketua DPD, yang tidak terpilih beserta pendukungnya jangan sakit hati,” imbuhnya.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) juga menekankan agar momentum Musda ini, dapat menjadi ajang untuk menunjukkan bahwa Partai Demokrat menjalankan demokrasi.

“Yang menang, jangan memimpin sesuka hati. Sedangkan yang kalah, jangan bersedih. Lima tahun bersedih, mati saja,” pesannya.

Musda III Partai Demokrat Provinsi Banten ini dihadiri dua Anggota DPR RI fraksi Partai Demokrat, Hartanto Edie Wibowo dan Vivi Sumantri Jayabaya, dan seluruh DPC se Provinsi Banten. Musda ini diselenggarakan selama dua hari, 9-10 November 2017. (IN)