Portal Berita Online Indonesia

Proyek Peningkatan Kualitas Skala Kawasan Baru Terealisasi 13%

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Kegiatan proyek peningkatan kualitas skala kawasan program NUSP-2 di Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas tahun 2017 dilaksanakan di 4 kelurahan yakni Kelurahan Selat Dalam, Selat Hulu, Selat Tengah dan Kelurahan Murung Keramat.

Di Kelurahan Selat Dalam dilaksanakan pembangunan talud sepanjang 1,8 kilometer, tepatnya di sungai Handil Semangat menuju Handil Katapi. Pembangunan talud ini selain berfungsi untuk saluran juga sebagai penahan tanah. Selain pembangunan talud, di kelurahan ini juga dilaksanakan pembangunan TPS 3R.

Kemudian di Kelurahan Selat Hulu dan Selat Tengah, pengadaan tempat sampah kontainer amrol beserta haltenya. Sedangkan di Kelurahan Murung Keramat dilakukan pembangunan TPS 3R untuk melayani sampah organik yang mana pengelolaannya nantinya diserahkan kepada masyarakat melalui Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dan kelompok penerima manfaat.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker NUSP-2 Bidang Cipta Karya Dinas PUPRPKP Kapuas, Heni Mariati, untuk pembangunan TPS 3R sekarang progres pekerjaannya sampai 9 Oktober 2017 kemarin telah terealisasi sekitar 25%, sedangkan pembangunan talud progresnya sudah mencapai 60% dan sisanya nanti untuk kegiatan pengadaan amrol plus haltenya.

“Karena kegiatannya ini semuanya masuk dalam satu paket sehingga total progres pekerjaan keseluruhan sampai sekarang sekitar 13%. Untuk pengadaan kontainer amrol sekarang dalam proses pemesanan barangnya. Nanti kalau amrolnya sudah datang baru kita laksanakan pembangunan haltenya,” terang Heni kepada menaranews di Kuala Kapuas, Rabu (11/10/1017).

Adapun lokasi penempatan tempat pembuangan sampah jenis kontainer amrol ini telah disepakati yakni di depan Kantor Kelurahan Selat Tengah Jalan Seroja dan di depan SDN 4 Selat Hulu Jalan Tjilik Riwut Kuala Kapuas.

“Pihak sekolah telah menyepakati penempatan kontainer amrol ini dan kami berharap pada jam-jam sekolah tidak ada yang melaksanakan aktivitas membuang sampah,” katanya.

“Kami juga nanti akan menempatkan petugas untuk melihat aktivitas warga, kalau sampai ada yang membuang sampah pada jam-jam yang tidak ditentukan maka kita akan mulai menertibkan itu,” tambah Heni. (irf)

Editor: Hidayat