http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Pemuda Muhammadiyah dan Tunas Borneo Adakan Diskusi Bahas Tata Batas di Kalteng

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) -Konflik perbatasan yang saat ini sering terjadi umumnya merupakan akibat dari kesenjangan ekonomi dan yang terjadi diantara dua wilayah yang berbatasan. Adanya perbedaan pandangan adat dan adanya pontensi sumber daya alam yang cukup signifikan memunculkan gesekan diantara keduanya.

Hal ini disampaikan salah satu narasumber Gemma Ade Abimanyu dari Yayasan Betang Borneo dalam paparan pada kegiatan diskusi bersama yang dilaksanakan oleh Pemuda Muhammadiyah Kota Palangka Raya dan Tunas Borneo dengan mengankat tema “Masalah Tata Batas di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah,” Selasa (11/10) di Aula DPD KNPI Kalteng Kota Palangka Raya.

Gemma Ade Abimanyu menjelaskan, Berdasarkan data BPS tahun 2016, Wilayah Kalimantan Tengah memiliki 13 Kabupaten dan 1 Kota, 136 Kecamatan dan memiliki 1.574 Desa. Dan saat ini Pemerintah Kalimantan Tengah saat ini cukup aktif dalam menyelesaikan tata batas wilayah khususnya dengan Provinsi Kalimantan Timur.

“Pertanyaannya dari 136 Kecamatan dan 1.574 Desa, berapa yang sudah diselesaikan penetapan desanya? Penyelesaian tata batas antara Kalimantan Tengah dengan Kalimantan Timur gencar dilakukan, itu juga karena ada permasalahan. Orang akan gencar menyelesaikan tata batas dikarnakan ada konsesi, coba kalau tidak (ada),” imbuhnya.

Bahkan ironisnya, dari hasil pantauan Walhi, masih dalam paparan yang disampaikannya, pejabat yang berwenang kencenderungan memberikan izin konsesi melebihi batas wilayah Kabupaten yang dimiliki, ketika dilakukan cek kelapangan, ujarnya, lewat dari batas administrasi seperti contoh izin diberikan 500 Ha, tapi dikasih 600 Ha. 100 Ha lahan siapa?

Masalah tata batas tidak lepas dari political will ataupun kemauan dari pemerintah itu sendiri untuk lebih mengamankan lagi wilayahnya. Namun hal tersebutlah ujarnya menambahkan, tidak didapat dari Pemerintah Daerah. Oleh karena itu, pihaknya berkeinginan Pemerintah segera menyelesaikan tata batas Desa serta dapat menyelesaikan persoalan kepemilikan dan Hak.

Di sisi lain, Mandarin Guntur salah satu Pemateri berkeinginan bagaimana niat baik dari Pemerintah Daerah sendiri untuk dapat menyelesaikan persoalan tata batas wilayah, juga dapat memastikan apakah prospek ke depan lebih kepada kemajuan ekonomi atau kepada hal-hal untuk menyelesaikan persoalan batas wilayah di masyarakat.

“Ketika mengambil pada sudut untuk mengembangkan kemajuan ekonomi, maka kita harus lebih meningkatkan sumber daya yang ada menjadi nilai tambah bagi masyarakat sekitar wilayah, tapi kalau mengarah kepada penyelesaian konflik-konflik yang ada di dalam wilayah kita sendiri, artinya kita lebih meningkatkan kembali hubungan Pemerintah dengan masyarakat,” jelas Mandarin.

Ketika disinggung terkait pendataan daerah dari hasil sumber daya alam yang ada di Kalteng, menurutnya hal itu sangat besar sekali kontribusinya. Sehingga Pemerintah Daerah harus lebih giat lagi melihat melihat potensi pada kawasan-kawasan tersebut kedepannya dapat menjadi nilai tambah ekonomi yang dapat dikembangkan.

Berkaitan dengan Pelaksanaan kegiatan, Muhammad Fajar Yanuwar selaku Wakil Bidang Eksternal Pemuda Muhammadiyah menyapaikan, Pemuda Muhammadiyah peduli dengan masalah tata batas yang ada di wilayah Kalteng. Dengan harapan diskusi ini, dapat memberikan solusi persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

“Bagaimana permasalahan konflik tata batas yang hingga saat ini masih simpang siur penyelesaiannya, tidak jelas dan sebagainya. untuk menghindari terjadinya konflik internal, ayo mari kita sama-sama diskusikan bersama. Kita juga berharap Pemerintah dapat memberikan support terhadap kegiatan-kegiatan yang mengarah langsung kepada penyelesaian konfilk sosial di masyarakat,” tutupnya.(arli)

Editor : Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,381PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.