Portal Berita Online Indonesia

BUPATI DEMAK SAMBUT BAIK DROPPING AIR BERSIH OLEH WAGUB

MENARAnews, Demak (Jateng) – Bupati Demak HM. Natsir sambut baik kunjungan Gubernur Jawa Tengah, Drs. H. Heru Sudjatmoko, Msi, dan segenap rombongan di Kabupaten Demak dalam rangka penyerahan bantuan air bersih di Desa Baleromo Kecamatan Dempet Kabupaten Demak, Senin (2/10).

Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Demak merupakan salah satu daerah yang dikelilingi sungai besar. Namun ironisnya, kebutuhan air bersih di Demak masih kurang. “Dari 14 kecamatan di kabupaten Demak, baru 8 kecamatan yang menikmati saluran PDAM. Akan tetapi, Pemerintah Kabupaten Demak telah dan terus berupaya untuk melakukan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat kabupaten Demak. Salah satunya adalah dengan pemberdayaan program PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum, Sanitasi berbasis masyarakat). Program ini sudah tersebar di 109 desa di 14 Kecamatan,” jelasnya.

Bupati melanjutkan, sumur dan sungai merupakan dua sumber air yang digunakan sebagai sumber air Pamsimas. Namun, sebulan terakhir, beberapa sungai yang ada di kabupaten Demak mengalami normalisasi. Termasuk sungai yang melintasi Desa Baleromo kecamatan Dempet. Sehingga secara tidak langsung mempengaruhi jumlah air yang dihasilkan oleh Pamsimas. Untuk itu, dropping air bersih ini dirasa tepat, utamanya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

“Kedepan, Pemerintah Kabupaten Demak akan melakukan penambahan jaringan dan pemasangan jaringan baru. Pada tahun 2017 ini sebanyak 300 juta rupiah digelontorkan untuk penambahan jaringan bagi 150 rumah di Desa Baleromo. Selanjutnya, perluasan jaringan juga akan dilaksanakan oleh PDAM. Sehingga nantinya akan lebih banyak warga yang dapat menikmati layanan PDAM,” ungkapnya.

Sementara itu Wagub yang didampingi Kepala Pelaksana harian BPBD Jateng Sarwo memuji pembangunan infrastruktur di Demak seperti pembangunan jalan dan jembatan. “Dengan pembangunan tersebut, tentunya memberikan manfaat yang besar untuk peningkatan perekonomian rakyat,” tuturnya.

Menghadapi musim kemarau saat ini, warga dianjurkan supaya merawat sumber-sumber air yang ada. Mulai dengan membuat sumur resapan di halaman rumah hingga menanam tanaman keras di sepanjang sungai. Sebab, akar tanaman keras ini bisa menyimpan air. “Buatlah sumur resapan di halaman rumah, digali kemudian dipasang bati secara renggang agar tidak membahayakan. Sehingga saat musim kemarau tiba air pamsimas tidak kering,” jelas Wagub. (Zul)