http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Wow… Anak Orangutan Yang Diselundupkan ke Kuwait Berhasil Diselamatkan

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Setelah menjadi korban kejahatan kasus konservasi, bayi orangutan jantan berumur 3 tahun akhirnya berhasil direpatriasi dari Kuwait berkat kerjasama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Direktorat Jendral Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dalam hal ini Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuwait, Kebun Binatang Kuwait, dan Yayasan BOS.

Dalam press release yang disampaikan oleh Yayasan BOS kepada menaranews.com beberapa hari lalu, CEO Yayasan BOS, Jamartin Sihite menjelaskan, upaya konservasi orangutan dan habitatnya kerap panjang dan berliku. Seperti perjalanan hidup Taymur (bayi orangutan.red) ini, di usia yang sangat muda ia diselundupkan ke luar negeri, menurut berita dicekoki narkoba, dibawa kembali ke Indonesia, dikarantina di Cisarua, dan kini akhirnya kembali ke Kalimantan.

“Perjalanan hidup yang luar biasa bagi orangutan yang usianya bahkan belum mencapai 3 tahun. Di alam liar, orangutan seusianya masih sangat tergantung pada induknya. Bisa kita bayangkan betapa kesepian dan besar trauma yang Taymur rasakan saat ini. Menolong satu individu orangutan seperti Taymur ini butuh upaya dan biaya yang besar, serta melibatkan kerja sama dengan banyak pihak,” kata Jamartin Sihite.

Lanjutnya, Apakah mampu menempuh hal seperti ini terus-menerus? Apakah tidak lebih baik jika kita perketat pengawasan di perbatasan dan gerbang internasional, sementara perberat sanksi hukum bagi pelaku tindak kriminal kasus konservasi?. Dirinya yakin fokus di pencegahan dibarengi komitmen penindakan hukum, hasilnya akan lebih cepat terlihat.

Di sisi lain, Adib Gunawan selaku Kepala Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah menjelaskan, upaya pelestarian orangutan di Kalimantan Tengah ini merupakan tanggung jawab bersama, pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat.

“Kami di Balai KSDA Kalimantan Tengah sebagai perpanjangan tangan Pemerintah dalam penyelenggaraan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem, pengelolaan kawasan konservasi serta konservasi tumbuhan dan satwa liar di luar kawasan konservasi bekerja sama erat dengan seluruh pemangku kepentingan di Bumi Isen Mulang ini,” ujar Abdi.

Pihak BKSDA katanya lagi, sangat menghargai upaya konservasi yang dilaksanakan oleh berbagai organisasi termasuk Yayasan BOS yang berperan signifikan dalam membantu memulangkan dan merehabilitasi tujuh orangutan hasil repatriasi dalam 3 tahun terakhir. Ini mengindikasikan bahwa kita masih harus meningkatkan upaya pengawasan di provinsi ini untuk mencegah satwa liar yang dilindungi undang-undang diperdagangkan secara ilegal.

Menurutnya kembali, Apabila satwa sampai diperdagangkan hingga ke luar negeri, menurut hukum internasional satwa liar yang dilindungi harus dikembalikan ke negara asal. Konservasi adalah upaya bersama dan kita semua harus menjalin kerja sama dalam menjaga dan melestarikan alam kita yang kaya. Pemulangan ini merupakan wujud nyata komitmen atas pelestarian hutan dan keanekaragaman hayati di provinsi tercinta ini.

Penyakut perihal tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menyambut baik upaya yang sudah dilakukan. Pemulangan Taymur ke Kalimantan Tengah sebagai upaya mengembalikan salah satu aset penting provinsi ini merupakan upaya yang sangat kami apresiasi.

“Orangutan adalah bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan kami di Kalimantan, dan kami semua bahagia bisa menerima kembali si Kecil Taymur di rumahnya. Dia adalah simbol dari kekayaan alam yang harus kita jaga dan lestarikan. Orangutan tidak dilahirkan untuk tinggal di kandang atau hidup sebagai hewan peliharaan,” kata Sugianto Sabran.

Dijelaskan Sugianto kembali, Orangutan wajib hidup liar dan bebas di habitatnya, di hutan. Dirinya beserta jajaran di pemerintahan Provinsi Kalimantan Tengah siap mendukung program konservasi yang dilaksanakan bersama seluruh organisasi dan lembaga konservasi. Bersama-sama bergandeng tangan untuk menjaga hutan Kalteng dan seluruh kekayaan alam yang kita miliki.(arli)

Editor : Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,315PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.