http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Waduh ! PT. MKM Diduga Caplok Lahan Persawahan Miliik Warga

MENARAnews, Pulang Pisau (Kalteng) –¬†Sejumlah warga Masyarakat Kecamatan Maliku, khususnya warga yang memiliki lahan di Handel Belahan Desa dibuat resah. Pasalnya, tanpa ada informasi yang jelas, lahan yang mereka garap sejak tahun 1965 lalu kini rata dengan tanah setelah di kerjakan menggunakan Excavator oleh Pihak Perusahaan Sawit yang diketahui milik PT Menteng Kencana Mas (MKM).

“Ini adalah perampasan, karena lahan tersebut milik kami dan sejak tahun 1965 kita garap untuk menanam padi. Secara rutin, kami telah menggarap sawah tersebut, karena lahan persawahan itu pemiliknya banyak. Sekarang tiba-tiba ada alat berat yang meratakannya,” kata Idin, salah satu pemilik lahan yang mengaku tanahnya dudah diratakan exavator.

Menurutnya, Kalau dilihat ada sekitar 90 hektar yang sudah di kerjakan dengan alat berat. Total alat berat yang diturunkan ada 3 unit. Oleh karenanya, kami mengharapkan kepada aparat Desa, Kecamatan dan Kepolisian serta Pemerintah Daerah untuk segera turun menghentikan aktivitas yang meresahkan warga ini. Saat ini kat Idin, dirinya bersama masyarakat lain yang juga pemilik tanah mereka saat ini harus bekerja keras menghalau aktivitas pembukaan lahan yang disebutnya sangat serampangan tersebut. Terlebih, ketika menanyakan kepada aparat desa, mereka belum menerima pemberitahuan dari Perusahaan.

“Yang kami sesalkan, yang dilapangan itu yang kerja membuka lahan di lapangan itu justru orang kampung juga. Jadi ini ceritanya kami masyarakat dibenturkan dengan sesama orang kampung juga. Kami akan terus mendorong Kades melaporkan masalah ini ke pihak berwajib, kami tidak ingin terjadi gesekan,” ujarnya

Terpisah, Kades Kanamit Deun saat dikonfirmasi mengaku jika aktivitas penggarapan dilakukan oleh PT Menteng Kencana Mas (MKM) tidak ada koordinasi dengan pemeritah desa setempat. Bahkan jauh – jauh hari menurutnya, mereka sempat meminta pada perusahaan untuk menjelaskan rencana mereka pada warga.

“Atas aduan dari masyarakat, kami aparat Desa sudah melayangkan surat keberatan pada perusahaan. Tembusan suratnya mulai Camat, Bupati hingga Kepolisian, nah Minggu depan ini rencana kita dipanggil ke Polres untuk diminta penjelasan. Saya harap Pemerintah Daerah Kabupaten Pulang Pisau serius menanggapi permasalahan warga ini dengan melakukan mediasi untuk menghindari gesekan warga kami,” pungkasnya (BS)

Editor: Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,332PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.