http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Tolak Go-Jek, Supir Angkutan Umum Kembali Gelar Aksi di Balaikota Bukittinggi

MENARAnews, Bukittinggi (Sumatera Barat) – Ratusan supir angkutan umum Bukittinggi – Agam Timur menggelar Aksi Unjuk Rasa (AUR) di Balaikota Bukittinggi, Senin (11/09/2017) pagi. Mereka menuntut pemerintah kota Bukittinggi menghapuskan ojek berbasis aplikasi (Go-Jek). Demo penolakan itu merupakan demo kedua yang dilakukan supir angkutan umum setelah sebelumnya berlangsung di DPRD Bukittinggi, 10 Agustus 2017 lalu.

Menurut pantauan Menaranews, sejak pagi pukul 07.00 WIB, ratusan supir angkutan telah memarkirkan angkot di sepanjang jalan masuk Kantor Walikota di Gulai Bancah Kota Bukittinggi. Akibatnya warga Bukittinggi yang biasa menggunakan angkutan umum tidak mendapatkan pelayanan selama aksi berlangsung.

“Latar belakang aksi ini adalah belum adanya keputusan dari DPRD dan Pemkot Bukittinggi, sementara Go-Jek semakin berkembang. Semakin berkembangnya Go-Jek berdampak pada pendapatan pengemudi angkutan umum. Sedangkan Go-Jek tidak memiliki ijin beroperasi di Bukittinggi, kita bisa menyebut Go-Jek sebagai perampas rejeki pengemudi angkutan umum,” kata Sutan Mudo, salah seorang pengemudi angkutan umum Panganak dalam orasinya.

Sementara itu, Pengusaha angkutan kota jurusan Tigo Baleh, David Kasidi menilai ada rasa tidak adil bagi para supir angkutan umum. Pasalnya, supir angkutan umum harus membayar biaya retribusi dan pajak, sedangkan pengendara Go-Jek bisa meraup untung ratusan ribu tiap hari tanpa modal besar.

“Secara UU Go-Jek merupakan angkutan liar, karena tidak membayar pajak, sedangkan angkot setiap hari dikenai retribusi dan pajak. Ketika masalah ini tidak ditanggulangi oleh Pemda, maka aksi pada Agustus kemarin merupakan pembiaran dari Pemkot kepada pengemudi angkutan umum untuk melakukan sweeping kepada Go-Jek. Tapi kami percaya Pemkot dapat menanggulangi operasional Go-Jek di Bukittinggi,” ucapnya.

Di lain pihak, Walikota Ramlan yang menyambut langsung massa aksi menjelaskan bahwa pada Juli 2017, pihak Go-Jek telah meminta izin kepada Pemkot Bukittinggi untuk izin operasional, tetapi pada 4 agustus 2017 Pemkot Bukittinggi menolak.

“Apabila Pemkot mengeluarkan izin secara administratif, maka Pemkot telah mengijinkan Go-Jek beroperasi di Bukittinggi,” jelasnya.

Pihaknya juga menambahkan terkait tuntutan massa untuk menutup aplikasi Go-Jek, Pemkot tidak bisa dan tidak memiliki kewenangan, karena hal tersebut merupakan kewenangan Kementerian terkait.

Di akhir sambutannya, Walikota Bukittinggi menginstruksikan kepada Satpol PP untuk menutup kantor operasional Go-Jek di Bypass.

“Hari ini juga saya perintahkan Satpol PP dan jajaran untuk menyegel kantor operasional ojek online di By Pass,” tegas Ramlan.

Dalam aksi tersebut, massa aksi diterima langsung oleh Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, Irwandi, Wawako Bukittinggi, Kepala Satpol PP Bukittinggi, Syafnir dan unsur Forkopimda Kota Bukittinggi. Sekitar pukul 10.30 WIB, massa aksi membubarkan diri dan melanjutkan operasional angkutan umum. Sementara itu beberapa perwakilan supir angkutan umum bergerak menuju kantor Go-Jek di By Pass untuk melihat secara langsung penyegelan kantor tersebut oleh Satpol PP Bukittinggi. (AD)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,381PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.