http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Proses Tukar Guling Bangunan Kantor Disnaker Kapuas Masih Alot

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Proses tukar guling tanah dan bangunan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kapuas dengan pihak pusat perdagangan dan jasa Citimall Kuala Kapuas, sampai saat ini masih alot.

Padahal rencana tukar guling tanah dan bangunan Kantor Disnaker Kapuas yang berada tepat disamping pusat perbelanjaan terbesar di Jalan Pemuda Kuala Kapuas itu sudah mengemuka sejak tahun lalu, namun hingga sekarang prosesnya masih dalam tahap penentuan lokasi pembangunan Kantor Disnaker yang baru.

Belum lama tadi pihak Pemkab Kapuas kembali melakukan rapat guna membahas soal rencana tukar guling tersebut. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kapuas, Syahfiri, mengatakan, rapat dilaksanakan oleh tim dalam rangka penentuan lokasi pembangunan Kantor Disnaker yang baru.

“Rapat tim kemarin itu terkait dengan penentuan lokasi yang disepakati untuk kemudian diajukan kepada pimpinan (Bupati) untuk dipertimbangkan, dan tim berharap itu sesuai dengan tata ruang yang saat ini Perda Tata Ruang masih dalam proses usulan di dewan ” katanya saat ditemui menaranews.com di ruang kerjanya, Jumat (15/9/2017).

Menurut Syahfiri bahwa tim menginginkan lokasi pembangunan Kantor Disnaker yang baru adalah wilayah zona 3 yaitu di ruas Jalan Jepang Kuala Kapuas, yang memang merupakah wilayah perkantoran. Terkait nilai tanah dan bangunan Kantor Disnaker yang akan ditukar guling, dikatakannya bahwa penilaian akan dilakukan pada saat sama-sama ada barang atau bangunan.

“Sistem penilaiannyakan seperti itu, sama-sama ada barangnya yaitu tanah dan bangunannya. Jadi, pihak Citimall nanti membeli tanah dilokasi yang telah kita tetapkan, lalu mereka membangunkan Kantor Disnaker. Setelah selesai dibangun, baru sama-sama dinilai, berapa nilai tanah dan bangunan kantor yang mereka bangun itu, kemudian berapa nilai tanah dan bangunan kantor kita di Jalan Pemuda itu,” ungkapnya.

Nah, apabila ternyata tanah dan bangunan yang dimiliki Pemda itu nilainya lebih, maka pihak Citimall wajib menyetor nilai selisihnya, tetapi apabila yang lebih nilainya ternyata adalah bangunan kantor yang dibangun Citimall dan Pemda yang kurang, maka Pemda tidak menyetor. “Karena yang menghendaki tukar gulingkan mereka (Citimall). Pada prinsifnya tidak boleh Pemda yang rugi,” terang Syahfiri.

Sehubungan dengan lambannya proses tukar guling tersebut, mantan Sekretaris Badan Ketahanan Pangan ini menyebutkan, bahwa sebelumnya memang tanah dan bangunan Kantor Disnaker tersebut telah dilakukan penilaian, namun nilai itu sekarang sudah habis masa berlakunya sehingga akan dilakukan lagi penilaian yang baru.

“Tapi saya kurang mengetahui kenapa dulu itu dilakukan penilaian duluan, mestinya sama-sama ada bangunan, lalu baru dilakukan penilaian, karena yang namanya tukar guling itu barangnya yang mau ditukar guling itu harus ada. Tapi saya tidak tahu itu dulu, karena saat itu memang saya tidak mengikuti prosesnya,” pungkasnya. (irf)

Editor: Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,329PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.