http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Mofit: Rasa Gotong Royong Itu Kian Memudar

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Tidak bisa dipungkiri kian majunya perkembangan Kota palangka Raya saat ini ternyata juga mempengaruhi sikap dan kebiasaan masyarakat, seperti hilangnya rasa kegotongroyongan yang selama ini menjadi watak dari budaya masyarakat.

Kondisi tersebut juga diakui Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio, dimana menurutnya budaya kegotongroyongan  saat ini kian memudar. Padahal  bila rasa kegotongroyongan dapat  dipertahankan, maka dapat memupuk rasa kebersamaan di masyarakat.

Saat ini kata Mofit,  Palangka Raya saat sedang berkembang, dari dulunya hanya kota kecil menjadi kota sedang. Seiring waktu, maka nantinya Kota Palangka Raya akan terus berkembang sehingga menjadi kota yang lebih besar lagi. Namun seiring dengan perkembangan kota, maka tanpa di sadari telah membentuk masyarakatnya untuk berpendirian  individualistis.

“Coba kita lihat, manakala  RT mengajak warganya gotong royong untuk kerja bakti membersihkan dlingkungan, akan terlihat minim yang hadir. Begitu juga untuk ronda jaga malam, berapa warga yang hadir. Adsa saja alasan, karena sibuk atau alasan lainnya. Terlebih bila untuk kepentingan bersama itu terkait dana, maka kebanyakan lebih memilih setor dana bantuan. Padahal bukan itu tujuan akhirnya,” ucap dia.

Menurut Mofit, hilangnya jati diri dan kebiasaan masyarakat untuk saling berkumpul melalui berbagai sistem kegiatan kemasyarakatan akan mematik situasional yang tidak baik. Itu semua  karena rasa kebersamaannya sudah tidak ada.

“Padahal, banyak  setiap individu begitu gampang mengucapkan toleransi dan kebersamaan, tetapi sulit mengimplementasikannya. Seperti kegiatan gotong royong, bukan hanya membantu pekerjaan itu, tetapi menjalin silahturahmi dan memupuk kebersamaan. Tapi hal itu kian sulit dilakukan. Jadi hal ini berpulang pada diri masyarakat itu sendiri. Tanyakan dengan diri masing-masing. Apakah memang tidak waktu yang disediakan untuk ikut dalam gotong royong di lingkungannya,” tanya Mofit.

Dikatakan, semestinya  perkembangan kota dari kecil, sedang dan menjadi kota besar, bukanlah dapat  mereduksi  hilangnya kebersamaan dan kegotongroyongan.

“Ingat, bangsa Indonesia ini lahir dari kegotong royongan. Dulu bangsa ini sangat akrab dengan berbagai sendi kehidupan dan tradisi. Seperti saling bersilaturahmi, tolong menolong dan bahu membahu dalam menghadapi persoalan. Tapi sekarang  tradisi kemasyarakatan itu sudah kian memudar,” tutup Mofit.(AF)

 

Editor: Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,384PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.