Portal Berita Online Indonesia

KPK Terima Surat Setya Novanto

MENARAnews, Jakarta – Tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP elektronik (KTP-el) Setya Novanto dipastikan tak hadir memenuhi undangan penyidik KPK pada hari ini, Senin (18/9). Hal itu setelah KPK menerima surat keterangan ketidakhadiran Novanto yang dikirim pihak keluarga.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah membenarkan telah diterimanya surat keterangan ketidakhadiran Novanto dalam penyidikan. Ketua DPR RI tersebut sejatinya bakal diperiksa sebagai tersangka.

“Surat dari pihak keluarga SN sedang dalam proses diteruskan ke bagian penindakan. Pagi ini, surat masuk di bagian persuratan,” kata Febri, Senin (18/9).

Menurut Febri, tim penyidik KPK yang menangani kasus korupsi proyek KTP-el akan membaca dan mengkaji surat tersebut. Hingga saat ini belum ada rencana untuk pemanggilan paksa terhadap Novanto.

Novanto dikabarkan menjalani operasi pada Senin pagi, di RS Premiere Jatinegara, Jakarta Timur. Operasi tersebut terkait kondisi jantungnya.

Sebelumnya, Novanto dirawat di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta Pusat. Dokter kemudian menyarankan tindakan kateterisasi karena adanya gejala disfungsi jantung Novanto.

Panggilan oleh KPK ini adalah panggilan kedua yang dilayangkan setelah Novanto resmi berstatus tersangka. Pada pemanggilan pekan lalu, Novanto juga beralasan sakit dan tidak dapat memenuhi pemanggilan.

Dalam kasus e-KTP, Novanto diduga ikut mengatur agar anggaran proyek e-KTP senilai Rp 5,9 triliun disetujui oleh anggota DPR. Selain itu, ia juga diduga mengondisikan pemenang lelang dalam proyek e-KTP sewaktu menjabat Ketua Fraksi Golkar di DPR. (DA)