http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Ironi, Ibu Rumah Tangga dan Petani Jadi Pengedar Sabu

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Upaya Peningkatan situasi Kantibmas di 14 Kabupaten dan Kota se Kalteng terus dilakukan. khsusunya pada penekanan penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Beberapa hari terakhir, Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil mengamankan Barang Bukti sabu seberat 670 gram.

Meski hal ini merupakan salah satu keberhasilan dari Aparat Kepolisian dalam penekanan angka penyalahgunaan dan peredaran di Kalteng, namun sangat disayangkan, barang bukti sabu sebanyak itu diamankan dari ibu-ibu rumah tangga serta masyarakat petani yang turut menjadi pengedar narkoba.

Pada kegiatan press release, Kamis (07/09) di lobi Mapolda Kalteng Jl. Tijik Riwut Km.01 Kota Palangka Raya. Brigjen.Pol. Anang Revandoko menjelaskan, hal ini merupakan keberhasilan dari masyarakat dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng.

“Ini adalah jaringan narkoba yang sangat menarik, dari sisi jumlah itu pasti. Kemudian keterlibatan orang yang tidak kita duga sebagai bandar, dia adalah bandar yaitu seorang ibu rumah tangga dan sudah berkali-kali menjadi sindikat narkoba (AI alias SL, dan kawan-kawan.red)” jelas Anang Revandoko.

Bahkan dirinya dengan tegas mengatakan, narkoba sudah masuk kepada ibu rumah tangga, masyarakat petani, dan masyarakat pekerja kebun di Kalimantan Tengah khususnya di Kota Palangka Raya.

Disinggung terkait upaya ke depan yang akan dilakukan oleh aparat Kepolisian dalam mencegah peredaran tidak masuk lagi ke kalangan masyarakat menengah ke bawah, dirinya mengaku, sampai dengan saat ini Aparat Kepolisian Daerah sudah menjalankan sebuah program penangguhan dan pencegahan yakni Program “Kampung Merah Putih Bersinar” yang dimaksudkan untuk menangkal Narkoba masuk ke masyarakat.

“Jika semua terintegrasi dengan kampung merah putih bersinar ke depannya akan pasti lebih baik lagi. Kenapa Ibu Rumah Tangga menjadi pengedar, itu tadi pasti penyebab adalah faktor Ekonomi. Karena ketika dia mengedar, pasti dia mendapatkan keuntungan dari yang mengajak si ibu rumah tangga tadi,” paparnya menambahkan,

Bekenaan dengan kasus tersebut, Anang menyampaikan sudah menetapkan 5 orang tersangka diantaranya AI, RA, SI, HL, dan MG dan dilakukan proses lebih lanjut lagi oleh tim penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng.(arli)

Editor : Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,315PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.