http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

HMI Cabang Cianjur Gelar Aksi Penggalangan Dana Peduli Rohingya

MENARAnews, Kab. Cianjur (Jawa Barat) – Kekerasan Tentara Myanmar dan Bhiksu buddha Myanmar terhadap Muslim Rohingya di Rakhine, Myanmar hingga memakan korban jiwa, menggugah hati seluruh para kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cianjur untuk turun ke jalan menggelar kegiatan HMI cab. Cianjur peduli Rohingya dengan thema solidaritas dan penggalangan dana untuk muslim rohingya (22/9/17).

Kegiatan tersebut merupakan gelar aksi dari HMI Cab. Cianjur dalam menggalang dana sebagai agen of social atau sesama manusia yang turut berduka cita terhadap saudara – saudara muslim Rohingya yang mengalami penganiayaan .

“Kekejaman dan pembantaian yang dilakukan Bhiksu Buddha dan Aparat keamanan Myanmar

terhadap umat muslim Rohingya sangat tidak senonoh dan tidak berprikemanusian, hanya dengan dalih masalah beda keyakinan, karena Myanmar yang mayoritas menganut Buddha. Hal tersebut membuat umat muslim di dunia geram.” Ungkap Dede Ismail, Kordinator Bidang Pemberdayaan Umat HMI Cab. Cianjur, yang memimpin aksi penggalangan dana tersebut.

HMI cab. Cianjur juga mengharapkan aksi penggalangan dana tersebut bisa menjadi pelopor atau menggerakan kelompok lainnya untuk turut berpartisipasi dan membantu saudara-saudara muslim Rohingya yang mengalami penganiayaan.

Dalam aksinya, HMI cabang cianjur membagikan selebaran sikap HMI Cabang Cianjur yang bertuliskan “Kami Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cianjur menyatakan sikap :

1. Hentikan kedzoliman dan penindasan kemanusiaan yang dilakukan Bhiksu Buddha dan Aparat keamanan Myanmar terhadap muslim Rohingya.

2. Mendesak pemerintah Negara Indonesia untuk memberikan tempat penampungan terhadap muslim Rohingya.

3. Keluarkan Negara Myanmar dari keanggotaan PBB karena melanggar pernyataan umum tentang Univesal Declaration of Human Right (UHDR).

4. Memperkuat ukhuwah muslim Indonesia dan Dunia untuk turut terlibat membela muslim Rohingya”

Tidak hanya pernyataan sikap, namun HMI Cabang Cianjur juga membagikan selebaran tulisan tentang Upaya yang dapat digunakan dalam penyelesaian konflik di Myanmar.

Dalam instrumen Hukum Internasional ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia (RI) untuk mendorong penyelesaian konflik Rohingya, antara lain:

1. Diplomasi, cara ini lebih menekankan pendekatan Government to Government dengan menekankan Pemerintah Myanmar agar segera mungkin menghentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya. Dan hal ini sudah dilakukan oleh Negara Indonesia dengan mengutus menteri luar negeri (Retno Marsudi). Perlu diketahui bahwa Negara Indonesia tidak dapat mengirimkan pasukan militer ke wilayah Rakhine tempat terjadinya kekerasan terhadap etnis Rohingya, hal demikian dikarenakan ada semacam golden role dalam Piagam Asean bahwa setiap anggota Negara Asean terikat prinsip non-intervensi.

2. Humanitarian Intervention (Intervensi Kemanusiaan), dengan memposisikan Myanmar telah melanggar resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB, maka Negara Indonesia dapat menggalang dukungan Internasional untuk mendesak DK PBB mengirimkan pasukan Internasional ke Myanmar.

3. Indonesia dapat saja mendorong DK PBB untuk mengadili rezim Myanmar melalui International Criminal Court (ICC), dengan tuduhan telah melakukan kejahatan serius yang menjadi perhatian dunia internasional (Pasal 5 Status Roma).

“Finally, sudahilah seruan-seruan “kirim pasukan berani mati” ke Myanmar, selain tidak dibenarkan oleh Hukum Internasional, hal itu justru akan memperluas eskalasi konflik.” tambah Dede dalam wawancaranya. (OR)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,323PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.