http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Endrawati: Panwas Bisa Rekomendasikan Penundaan Pilwalkot

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Angggaran Pengawas Pemilu (Panwaslu) Belum juga keluar hingga saat ini, sementara kabupaten lain sudah melakukan tahapan pertama dengan membuka pengawas Kecamatan (Panwascam).
Hal itu disampaikan pada rapat persiapan pilkada serentak 2018, di aula petang karuhei II, dalam rapat tersebut hadiri pihak KPU, Kepolisian, TNI, unsur pemerintah kota baik seperti Satpol PP, Kesbangpol dan para camat.
Pada pelaksanaan Pilkada Kota Palangka Raya 2018, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kota setempat menyebutkan bahwa pihaknya memerlukan anggaran sebanyak Rp 5 miliar lebih.
Ketua Panwaslu Kota Palangka Raya, Endrawati saat rapat persiapan Pilkada serentak 2018 tingkat Kota Palangka Raya, mengatakan anggaran tersebut sampai saat ini belum dilakukan pencairan.
“Anggaran tersebut telah disiapkan dari APBD-Perubahan dan AMBD murni 2018. Namun, sampai sekarang belum ada. Dan kami juga masih menunggu fasilitas untuk kesekretariatan,” katanya.
Dia menerangkan, rencana anggaran Panwslu pada Pilkada Palangka Raya 2018 mendatang pada APBD-P direncanakan berjumlah Rp 966 juta lebih, kemudian, pada APBD murni 2018 akan dianggarkan kembali sejumlah Rp4.071 miliar lebih.
“Kita juga belum tahu berapa realisasi anggarannya. Kami masih menunggu realisasi dari Pemporv, maka kami menungu,” katanya.
Lanjutnya, apabila dalam dua bulan setelah dilantik tidak ada kegiatan dan NPHD juga belum ditandatangani maka berdasar amanat Bawaslu RI, pihaknya dapat merekomendasikan penundaan Pilkada.
“Jadi pada intinya kami menginginkan pada akhir bulan ini kita sudah tandatangan NPHD, sehingga kita bisa segera melaksanakan tahapan. Kami sudah siap bekerja tetapi keadaannya seperti ini. Harap jadi perhatian pemerintah kota. Itu permasalahan yang kami hadapi,” katanya.
Sementara itu, Kepala BKAD Pemerintah Kota Palangka Raya, Fordiansyah yang juga hadir pada acara tersebut mengakui bahwa pihaknya juga belum mencairkan atau menyalurkan dana keperluan Pilkada.
“Anggaran Panwaslu baru masuk pada APBD-P. Evaluasi APBD-P sudah masuk ke gubernur tapi belum ditandatangani beliau. Draf kami sudah dapat tetapi DPRD tidak mau mensidangkan karena belum mendapat tandatangan gubernur,” kata Fordi.
Menurut dia, keadaan itu lah yang membuat pemerintah kota belum bisa mentransfer anggaran untuk proses pelaksanaan Pilkada 2018.(AF)
Editor: Hidayat 

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,332PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.