http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Bahas Peningkatan Pangan, Fakultas Pertanian UPR Adakan Seminar Nasional

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Dalam upaya peningkatan produktifitas petani di Kalteng serta mengoptimalisasi Pemanfaatan Sumberdaya Lokal Menuju Kemandirian Pangan Nasional Yang Bekelanjutan, Universitas Palangka Raya (UPR) melalui Fakultas Pertanian mengadakan Seminar Nasional, Rabu (20/09) di Palangka Raya.

Antusiasme ratusan Mahasiswa UPR yang mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di Aula Rahan Kantor Rektor UPR cukup tinggi, ditambah lagi dengan paparan dari berbagai narasumber yang berkompentensi di bindangnya.

Diantaranya, Ketua DAD Kota Palangka Raya Mambang Tubil, Akedemisi Fakultas Pertanian UPR Hastin Ernawati, Kepala Dinas Pertanian Barito Kuala (Kalsel) Zulkifli Yadi Noor, H.Hamdani Anggota Komisi IV DPR RI, Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalteng Sutrisno.

Dekan Fakultas Pertanian UPR Cakra Birawa ketika membuka acara kegiatan sangat berharap, mahasiswa maupun alumni khususnya Fakultas Pertanian, dapat memiliki rasa mencintai di bidang pertanian serta dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya masing-masing.

“Saya berharap hasil seminar Nasional ini dapat dikaji kembali lebih dalam sehingga kedepannya dapat menyelaraskan program-program di Pemerintah Daerah Kalteng yang mengarah langsung dengan ketahanan swasembada pangan yang berkelanjutan,” ujar Cakra Birawa.

Pemanfaatan sumber daya lokal khususnya dalam menuju kemandirian pangan nasional yang berkelanjutan tidak lah mudah, belum lagi dengan persoalan masyarakat Kalimantan Tengah khususnya di pedalaman yang masih bergantung dengan alam serta menggunakan metode pertanian ladang berpindah.

Seperti yang disampaikan oleh Mambang Tubil selaku pemateri yang mewakili Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng menyampaikan rasa bangga telah terlibat langsung dalam Seminar Nasional yang membahas yang berkaitan dengan bidang Pertanian, sehingga kedepannya dapat saling bersinergi lagi.

“Saya asli masyarakat dayak. Kalau bercerita tentang pola Pertanian masyarakat dayak dulu, hidup bergatung dengan alam dan hutan. Dan masih menggunakan pola bertani ladang berpindah. Tapi saya katakan tidak benar kalau masyarakat dayak dengan pola bertaninya dianggap sebagai sumber dari kebakaran dan kabut asap,” kata Mambang Tubil.

Dia juga menjelaskan, masyarakat dayak sebelum membuka lahan, pertama yang dilakukan adalah melaksanakan ritual dengan meminta petunjuk kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga dapat menghasilkan yang terbaik. Begitu juga ujarnya kembali, ketika membuka lahan, masyarakat selalu menjaga lahan yang dibuka sehingga tidak merembet ke lahan lain.

Masih di kegiatan yang sama, Hastin Ernawati Salah satu Akedemisi Fakultas Pertanian UPR yang juga Pemateri menjelaskan, banyak potensi-potensi keanekaragaman hayati dari hasil kekayaan alam di wilayah Provinsi Kalteng yang dapat dikembangkan.

“Khusus di Kalteng banyak sumber daya genetik yang dapat dihasilkan. Untuk melihat keanekaragaman Hayati ada tiga golongan, pertama tanaman pangan, tanaman obat, dan perkebunan yang dapat dihasilkan dan di budidayakan serta dikembangkan,” jelas Hastin.

Sebagai gambaran potensi dan kondisi pertanian di Kalteng sendiri, Alfan M. Samosir dari Dinas Pertanian Provinsi Kalteng menyampaikan, kedaulatan pangan bagaimana kita mampu mencukupi kebutuhan sendiri, dan juga diturunkan ke visi dan misi Gubernur Kalteng sekarang.

“Kalteng Berkah salah satunya berdaulat pangan dan juga selaras dengan Nawacita Peresiden RI Pak Joko Widodo. Daerah Kalteng berpotensi pada sektor pertanian dengan luasan kawasan nasional untuk padi di 11 Kabupaten, untuk Jagung 2 Kabupaten dan kedelai tidak ada,” katanya Alfan.

Bahkan lahan yang memiliki potensi khususnya untuk Padi sendiri di Kalteng ada sekitar 1,2 Juta Ha. Sementara yang sudah ada baru mencapai 300.000 sampai 350.000 Ha. Begitu juga ujarnya kembali, dengan jagung yakni mencapai 400.000 Ha, sementara yang ada baru mencapai 15.000 sampai 20.000 Ha.(arli)

Editor : Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,315PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.