http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Adakan Sosialisasi Lalin dan Garkum, Dandenpom XII/2 Palangka Raya : Prajurit TNI Harus Kooperatif

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) dan pelanggaran hukum, Prajurit Denpom XII/2 Palangka Raya melaksanakan kegiatan sosialisasi tertib lalu lintas dan hukum di Aula Makorem 102/Panju Panjung, Rabu (05/09) kemarin.

Narasumber yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Dandenpom XII/2 Plk, Letkol Cpm. Asharianto. Hadir juga para Kasi Korem 102/Pjg, Dankabalak Aju/Rem 102/Pjg, para Pasi Rem 102/Pjg, anggota Militer dan PNS Makorem Beserta Balak Aju / Rem dan Yonif 631/Atg berjumlah 215 orang.

Dandenpom XII/2 Plk, Letkol Cpm. Asharianto menjelaskan, kecelakaan lalu lintas merupakan kejadian yang dapat menimpa siapa saja. Perlu upaya-upaya prefentif dan preventif untuk mencegahnya.

“Perlu dicermati sebuah ungkapan bahwa, kecelakaan lalu lintas didahului pelanggaran lalu lintas. Selanjutnya bagi prajurit di wilayah Korem 102/Pjg, wajib memenuhi persyaratan administratif bila mengendarai kendaraan bermotor serta perhatikan kelayakan operasional kendaraan,” kata Asharianto.

Dalam kesempatan tersebut, ia menginformasikan, dalam triwulan satu dan dua tahun 2017, angka laka lalin di wilayah Korem 102/Pjg menurun drastis. Oleh karena itu harus dipertahankan. Jangan sampai menjadi korban sia-sia, yang sebenarnya bisa diantisipasi.

Asharianto juga berpesan kepada warga asrama Korem 102/Pjg adanya fenomena kenakalan anak muda yang kebut-kebutan di lingkungan asrama, merupakan tanggung jawab bersama. Secara spesifik, bagi orang tua yang memiliki anak di bawah umur, namun telah dapat mengemudikan kenderaan bermotor, agar tidak diberi keleluasaan berkendara.

“Orang tua harus ketat dalam mengawasi. Hal lain yang harus dipedomani terkait dalam berlalu lintas di jalan raya, apabila menjumpai operasi dari kepolisian, pedomani perintah dari Panglima TNI. Prajurit harus kooperatif, jangan menunjukkan bahasa verbal maupun non verbal yang provokatif. Tunjukkan bahwa prajurit taat hukum positif yang berlaku,” paparnya menambahkan.

Hal lain yang dia pertegas, apabila prajurit menjumpai dan menangkap pelaku kejahatan di manapun itu, jangan main hakim sendiri. Serahkan kepada pihak yang berwajib, jangan ada penganiayaan, hargai harkat dan martabat manusia, kendati dia bersalah.(arli)

Editor : Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.