http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Viral, Demontrasi Anak Dikecam Keras Komnas HAM

Menaranews, DKI Jakarta – Aksi demonstrasi anak yang baru-baru ini viral di youtube menayangkan sekelompok anak berunjuk rasa diyakini menentang Permendikbud Nomor 23 tahun 2017 tentang Hari Sekolah mendapat kecaman dari Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Video yang berdurasi 1:03 menayangkan sekelompok anak menyanikan ‘bunuh, bunuh, bunuh Menterinya, bunuh menterinya sekarang juga’.

Melihat aksi tersebut, Komisioner Komnas HAM, Manager Nasution mengaku prihatin karena sangat berdampak bagi pertumbuhan anak. Ia menganggap bahwa masih banyak cara lain yang lebih efektif dan elegan untuk menyampaikan aspirasi atas kebijakan pemerintah yang tidak disetujui.

“Ujaran kekerasan yang dilontarkan anak-anak dalam aksi sebagaimana cuplikan video tersebut sangat tidak elok dan mencederai bagi tumbuh kembang anak. Sebab, anak-anak itu pada saatnya dikhawatirkan akan mewarisi, tidak hanya ujaran-ujaran kekerasan, tetapi juga perilaku-perilaku kekerasan,” ujar Komisioner Komnas HAM dalam keterangannya di¬†Jakarta, Senin (14/8).

Manager menjelaskan, menyampaikan aspirasi dengan memanfaatkan anak-anak melanggar hak asasi anak sebagai mana dijelaskan pada pasal 63  Undang-undang Nomor 39 tahun 1999 tentang HAM. Karena hal ini, Ia mendesak agar pihak Kepolisian bergerak untuk mengusut pelaku di balik aksi tersebut dan memproses secara profesional.

“Bahwa sejatinya negara hadir khususnya kepolisian negara untuk menginvestigasi kebenaran video itu. Sekira benar adanya, pihak-pihak yang dengan sengaja memanfaatkan anak untuk kepentingan-kepentingan tertentu, sejatinya diproses secara profesional, independen, dan tidak diskriminatif sesuai dengan hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Atas kejadian ini, Komnas HAM mengajak agar semua pihak baik pro maupun kontra dengan kebijakan lima hari sekolah untuk menahan diri dan tidak memanfaatkan anak untuk kegiatan atau aktivitas yang sangat membahayakan tumbuh kembang anak. Komnas HAM pun menyarankan agar saluran aspirasi atas suatu kebijakan pemerintah dilakukan sesuai mekanisme hukum yang tersedia.

“Mari kita hadirkan kepercayaan bahwa negara khususnya pemerintah berkenan mendengar setiap aspirasi warga negaranya,” cetusnya. (ZH)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,323PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.