http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Struktur Tanah Bergambut, Alasan Infrastruktur Jalan di Palangka Raya Kerap Rusak

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)  Kota Palangka Raya, Hari Maihadi mengakui infrastruktur jalan di dalam kota setempat masih banyak yang mengalami kerusakan. Baik dalam kondisi rusak ringan, sedang maupun berat.

“Untuk melihat ataupun menilai baik tidaknya infrastruktur jalan di Kota Palangka Raya, tidak cukup dilihat dari jalan berdasarkan klasifikasi seperti jalan nasional. Namun juga perlu dinilai hasil dari pembangunan infrastruktur jalan di kawasan pada jalur-jalur pemukiman,” ungkap Hari saat memberikan pemaparan di hadapan anggota DPRD Kota Blitar Provinsi Jawa Timur yang bertandang ke Kota Palangka Raya, Rabu (02/08).

Dikatakan, kalau jalan nasional yang merupakan jalan arteri atau jalan kolektor dalam sistem jaringan jalan primer tentu lebih ideal. Karena dibangun berdasarkan keterlibatan administrasi anggaran pemerintahan baik pusat maupun daerah yang mengacu pada tingkat penggunaan yang tinggi atau volume lalu lintas, baik dimensi dan berat kendaraan. Terlebih merupakan jalur penghubung antar kota.

Sedangkan kondisi riil infrastruktur dalam kota seperti pada jalur jalan menuju pemukiman tentu klasifikasinya di bawah jalan nasional atau arteri, terlebih mengacu pada ketersediaan anggaran pemerintah daerah itu sendiri.

“Jadi tidak perlu heran, klasifikasi jalan nasional di Kota Palangka Raya, seperti Jalan Tjilik Riwut, terlihat sudah ideal dibanding jalan dalam kota yang terlihat sepat rusak,” ujarnya.

Disebutkan struktur tanah bergambut yang secara geografis menjadi dasar pembangunan jalan pada kawasan dalam kota, membuat infrastruktur jalan kota menjadi tidak tahan lama. Akhirnya jalan yang semestinya sudah lama dibangun kembali mengalami perawatan.

”Ini tidak bisa dipungkiri struktur tanah di Palangka Raya yang bergambut, tentu sedikit banyak mempengaruhi daya tahan jalan yang sudah terbangun,” bebernya.

Selama ini lanjut Hari, Pemerintah Kota (pemko) melalui Dinas PUPR telah memiliki, program perencanaan dalam bidang pembangunan infrastruktur, baik jalan bahkan sekaligus pembangunan infrastrutur draenase. Hanya saja, tidak semua pembangunan infrastruktur jalan maupun draenase mampu terencanakan dengan baik.

Bahkan kata dia, masih ada satu kecamatan dari lima kecamatan yang ada di Kota Palangka Raya yakni Kecamatan Rakumpit,  masih terkendala infrastruktur jalan. Terlebih untuk dapat mencapai pusat kecamatan itu harus menyeberangsi sungai terlebih dahulu.

Kendala anggaran yang masih minim ditambah luas wilayah Palangka Raya, membuat perencanaan pembangunan infrastruktur jalan dilakukan pada porsi skala prioritas.(AF)

Editor : Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,313PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.