http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Siaga Darurat Bencana Karhutla, Korem 102/Pjg Adakan Koordinasi Penanganan

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Sejak ditetapkannya status siaga darurat bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada tanggal 1 Agustus 2017 kemarin oleh Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalteng No.188.44/298/2017, Korem 102/Panju Panjung langsung menginisiasi Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutla, Kamis (10/08) di Makorem, Jl. Imam Bonjol, Palangka Raya.

Rapat koordinasi hadiri Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Kalteng, Brigjen Pol. Anang Revandoko, Plt. Sekda Provinsi Kalteng, H. Mugeni, Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng, Syahril Tarigan serta sejumlah instansi dan lembaga terkait.

Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran yang diwakili Plt. Sekda Kalteng H. Mugeni menyampaikan, penetapan status siaga darurat bencana Karhutla selama 75 hari ini dapat lebih memaksimalkan upaya pencegahan Karhutla yang dilakukan khususnya di tahun 2017.

“Faktor luasan wilayah Kalimantan Tengah yakni sekitar 15 Juta Ha, juga menjadi kendala dan kesulitan di lapangan petugas jika terjadi kebakaran. Ini kita berbicara tentang status tanggap darurat. Dari pengalaman yang sudah terjadi, pencegahan dini dengan status tanggap dadurat dapat meminimalisir Karhutla,” jelas Mugeni.

Kesuksesan penanganan Karhutla lanjutnya, ditentukan dengan sinergitas dan koordinasi yang baik. Jika hal ini tidak dilakukan, maka wilayah Kalteng berpotensi akan mengalami kejadian Karhutla seperti kejadian Karhutla di tahun-tahun sebelumnya.

Dengan keberhasilan dalam penanganan selama dua tahun terakhir ini yakni 2016 dan 2017, disebabkan atas kesigapan yang dilakukan oleh jajaran TNI dan Polri serta instansi terkait lainnya, sehingga dapat menurunkan hotspot di tingkap paling rendah yakni mencapai 85 persen lebih

“Ini perlu ditingkatkan lagi jika bisa. Langkah pencegahan perlu dilakukan semaksimal mungkin dengan sinergitas yang tinggi tadi. BPBD di setiap kabupaten juga terus bergerak,” paparnya.

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng, Syahril Tarigan menyampaikan. Penanganan bencana juga harus dilaksanakan sesuai dengan aturan yang pasti sehingga bisa terlaksana dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

Peraturan Gubernur Kalteng memuat kriteria penetapan dan kriteria penetapan status meliputi kondisi lapangan dan harus didahului dari Kabupaten/Kota minimal dua Kabupaten yang sudah status siaga bencana.

“Baru status darurat dari status tanggap darurat sudah ditetapkan oleh Provinsi Kalteng. Ada tiga Kabupaten yang sudah menetapkan status siaga darurat, diantaranya Kabupaten Barito Selatan 1 Juli 2017, Kapuas 18 Juli 2017, dan Kabupaten Kotawaringin Timur 4 Agustus 2017 kemarin,” jelas Syahril Tarigan.

Kepala Kepolisian Daerah Kalteng, Brigjen Pol. Anang Revandoko menjelaskan, upaya pencegahan Karhutla harus kita lakukan, baik di tingkat Provinsi maupun di tingkat Kabupaten/Kota melalui jajaran Polres yang ada.

“Kesulitan di lapangan sama-sama kita rasakan. Upaya-upaya yang dilakukan perlu kita lakukan sedini mungkin,” ujar Anang Revandoko.

Di sisi lain, Komandan Satuan Tugas Karhutla 2017, Kolonel Arm. M. Naudi Nurdika ketika diwawancarai menyampaikan, upaya yang sudah dilakukan sampai dengan saat ini sudah tepat. Belum lagi dikuatkan dengan penetapan status siaga darurat bencana Karhutla oleh Pemerintah Provinsi Kalteng.

“Semua yakin apa yang sudah lakukan sudah tepat, sehingga pencegahan Karhutla dapat dimaksimalkan lagi. Pada initinya yang kita kerjakan adalah pencegahan,” ujar Naudi.

Dirinya menekankan beberapa dalam upaya penanganan Karhutla, diantaranya yakni tindakan pencegahan, tindakan preventif berupa sosialisasi larangan membakar lahan kepada masyarakat, membentuk komunikasi yang aktif dan intensif dalam internal Satgas Karhutla, aktif melakukan pengecekan lapangan, serta mengaktifkan posko karhutla dengan mengikutsertakan masing-masing instansi guna memudahkan koordinasi.

“Melakukan pendataan ulang titik air embun dan sumur bor di masing-masing wilayah dan juga mendorong pemerintah kabupaten/kota yang belum menetapkan status siaga darurat bencana Karhutla. Tapi ini otomatis, ketika provinsi sudah menetapkan status siaga bencana, maka kabupaten lain mengikuti,” tutupnya.(arli)

Editor : Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,329PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.