http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Sekolah di Demak Sudah Mencegah Perundungan

MENARAnews, Demak (Jateng) – Kasus perundungan anak di sekolah dirasa tidak hanya menjadi masalah situasional pada saat terjadinya perundungan disaat tersebut tetapi juga berdampak panjang jika tidak direspon dengan baik dan serius.
Kasus perundungan yang terjadi di sekolah terasa sudah cukup mengkhawatirkan. Selain karena menyakiti korban pada saat kejadian perundungan juga akan berdampak buruk bagi psikologis korban dimasa depan.

Seperti yang dikatakan pemerhati anak Seto Mulyadi yang akrab dipanggil Kak Seto, “Korban perundungan biasanya mengalami trauma yang berkepanjangan. Psikologinya yang paling terkena dampaknya. Bisa jadi sangat mengganggu pendidikannya, bahkan menjadikan korban stres hingga bunuh diri.”

Demi menghindari tindakan perundungan di sekolah, Kak Seto menghimbau agar sekolah dapat menjadi tempat yang ramah dan menyenangkan bagi setiap siswa. Peran guru yang bijak dan adil pada setiap siswa sangat penting dalam pencegahan ini. Guru sedapat mungkin memberikan perhatian, bijak dan adil pada setiap perselisihan yang terjadi pada anak didiknya akan dapat menjauhkan siswa dari tindakan perundungan.

Hal yang sama seperti yang diutarakan Kak Seto, sudah disadari dan dilakukan oleh sekolah sekolah yang ada di Kab. Demak. Sekolah mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) telah mulai melakukan pencegahan terhadap tindakan perundungan di sekolah.
Salah satu cara pencegahan yang dilakukan adalah dengan cara tidak melabeli anak dengan sebutan yang negatif. Seperti yang diungkapkan guru TK Pamekar Budi Demak, Eny Isdarmiyanti, Spd, “Setiap anak di sekolah ini selalu diberi reward, baik secara nilai tertulis maupun verbal. Setiap terjadi perselisihan kami menenangkan murid dengan melalui cerita, memberi contoh dengan demikian akan lebih diterima sehingga anak tidak merasa dihakimi. Kami para pendidik selalu memberikan reward beruba jempol untuk tindakan yang baik dan kelilingkij untuk tindakan yanh perlu diperbaiki. Alhamdululah tidak ada kasus perundungan di sekolah ini.”

Pendekatan yang penuh perhatian, mau mendengarkan setiap alasan siswa, tanpa meninggalkan displin juga dilakukan oleh para guru Sekolah Dasar Negeri Bintoro 1. Pencegahan yang dinilai efektif juga dilakukan oleh SMPN 2 Demak. Sekolah ini menanamkan karakter yang santun pada setiap siswanya. Himbauan selalu berlaku santun baik pada guru dan sesama teman diberikan di setiap tempat yang mudah dibaca oleh murid. Seperti yang disampaikan oleh Sutopo, Spd selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan, “Disetiap sekolah terdapat tulisan himbauan kesantunan, setiap pagi juga kami selalu melakukan saling saling sapa dan jabat tangan baik antar guru dan murid juga murid dan murid. Hal ini sebagai bentuk rasa hormat pada guru, kedekatan guru dan murid, juga rasa bersahabat terhadapa sesama murid.”

Pencegahan perundungan lain juga dilakukan oleh SMP favorit ini dengan selalu memberikan kegiatan dan kesibukan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswanya. Salah satunya dengan memperbolehkan para siswa mebawa ponsel ke sekolah. “Hal ini dilakukan karena pembelajaran siswa di sekolah juga menggunakan ponsel, dari mulai siswa diajak untuk mencari materi pembelajaran aktif melalui internet hingga permasalahan tugas belajar tambahan,” ungkap Sutopo.

Menciptakan kondisi sekolah yang menyenangkan, guru-guru yang tidak hanya berfokus pada nilai dan ranking sekolah dan kegiatan ekstrakulikuler yang beragam merupakan cara pencegahan perundungan di sekolah. Hal ini dikarenakan setiap sekolah tentunya tak akan lepas dari permasalahan antar siswanya, seperti yang dituturkan Sunaryo, wali murid SMU Negeri Dempet, ”Tentu saja perselisihan itu ada, namanya juga anak sekolah, dari hal sepele pinjam buku, saingan nilai hingga masalah rebutan pacar selalu pasti ada. Biasanya semuanya sampai ke BP dan jika tak bisa selesai juga kami orang tua dipanggil biar ga kebablasan. Tapi alhamdulilah, disini kasus yang sampai parah tak ada.”

Merujuk dari Komisi Perlindungan Anak, perundungan adalah suatu penggunaan kekuasaan atau kekuatan untuk menyakiti seseorang atau sekelompok, sehingga korban merasa tertekan dan tidak berdaya dan biasanya kejadiannya terus berulang baik secara fisik maupun verbal.

Di Kabupaten Demak sendiri pencegahan perundungan umumnya setiap sekolah melakukan pendekatan dengan selalu mencoba tanggap dengan keadaan siswa yang tak biasa di sekolah seperti berkerumun, siswa yang tak masuk beberapa kali, bahkan ada guru yang memang sering meninjau media sosial anak didiknya. Selain itu dengan memberikan kegiatan disekolah dan tugas tugas yang menyenangkan serta tak lepas mengarahkan para siswanya agar selalu bertingkah laku santun dan menjalin persahabatan yang sehat sesama teman merupakan cara pencegahan yag dianggap efektif. (Nsn)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,332PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.