http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Sebagian Warga Demak Masih Enggan Beralih ke LPG 5 Kg

MENARAnews, Demak (Jateng) – Menjelang Idul Adha tahun ini beberapa daerah mengalami kelangkaan ketersediaan elpiji (LPG) 3 Kg, seperti yang terdapat di Sukoharjo, Boyolali, Magelang dan beberapa daerah lain di Indonesia. Masyarakat tentu saja merasa keresahan dan kegelisahan jika kelangkaan terus terjadi hingga hari besar awal September nanti.

Namun banyak juga beberapa kota dan daerah yang tidak mengalami keresahan tersebut, seperti halnya di Kabupaten Demak, tidak semua daerah di Kabupaten Demak mengalami kelangkaan gas LPG 3 Kg. Ada sebagian desa yang memang mengalami kelangkaan tetapi juga ada sebagian desa yang ketersediaan gas LPG 3 Kg-nya masih di ambang batas aman.

Mega pemilik warung di Desa Pandenarum Karangawen Demak mengatakan, “Di sini (tempat tinggalnya) masih aman, kalo diitung – itung sampe Idul Adha masih aman. Mungkin karena desa ini yang pake gas sama kayu (kayu bakar – red), hampir sama. Jadi kalo ga ada gas ya pake kayu.”

Hal yang senada juga disampaikan Zuliah, warga Desa Babat Kebonagung, bahwa kelangkaan LPG tidak begitu diresahkan karena masyarakat di desa tersebut jika melaksanakan hajatan memilih menggunakan kayu bakar. “Di warung masih tersedia walau stoknya, warung saya biasanya dapat 15 gas keong (LPG 3 Kg) ga tahu kalo besok. Ini masih ada sejak seminggu lalu. Disini masyarakat masak pake kayu, hajatan – hajatan juga masaknya pake kayu, mantu, tahlilan, khol, apalagi nanti Idul Adha masak kambing enak pake kayu.”

Namun hal berbeda disampaikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Wonosaren dan beberapa warung yang berada di Demak kota, masyarakat mulai meresahkan akan langkanya gas LPG 3 Kg yang juga disebut gas keong di warung sekitar mereka. Bahkan Sumi warga Wonosaren merasa harus pergi ke minimarket waralaba jika ingin mendapatkan gas keong. “Di sini langka, kalau beli harus ke minimarket, itupun biasaya stoknya minim,” ungkap Sumi.

Minimnya pasokan di minimarket waralaba tersebut juga dikarenakan pasokan dari agen memang dibatasi. Mengenai alasan mengapa harus dibatasi sebagian besar pemilik warung, petugas minimarket dan juga masyarakat sendiri belum tahu pasti mengenai kelangkaannya. Beberapa mengatakan karena memang tingginya permintaan akan gas keong, karena pada masa menjelang dan besar ini banyak warga yang mengadakan hajatan, hingga rumor akan dihilangkannya gas keong dan kemudian digantikan dengan gas 5 Kg, Brightgas Pink.

“Dari agen ke kita (distributor) biasanya men-stok 50 gas keong, sekarang cuma 40. Mudah didapat cuma menurun saja stoknya. Mungkin akan diganti dengan gas pink 5 Kilo itu ya? Kalo harga masih standart saja, saya masih jual 17 ribu. Warung jualnya 20 ribu atau 21 ribu,” tutur salah satu distributor LPG yang berada di wilayah Tembiring.

Keresahan jika gas keong diganti dengan Brightgas Pink, dirasakan masyarakat. Bahkan saat mengetahui informasi bawa gas 5 Kg lebih aman lebih nyaman dan ekonomis dari gas 3 Kg, mereka membantah, karena bagi keperluan rumah tangga biasa saja, untuk memasak dan merebus air, mengeluarkan uang Rp 20 ribu per dua minggu dirasa lebih hemat dari pada 5 Kg yang mungkin untuk sebulan dengan harga Rp 60 ribu.

“Biasanya 1 tabung bisa 2 minggu, cuma untuk masak, ngerebus air. Nanak nasi pakai majic Jar, 20 ribu untuk dua minggu kadang lebih, sebulan kalo diitung 40 ribu, kalo tabung pink itu masih mahal dibandingkan keong,” ungkap Ramlan, ibu rumah tangga, mencoba berkalkulasi.

Penolakan tersebut memang belum mewakili masyarakat Demak, karena masih banyak masyarakat yang penasaran dengan gas 5 Kg, dan ingin mencobanya dulu sebelum menilainya. Bahkan banyak yang belum mengetahui adanya gas 5 Kg. Sosialisasi yang belum sampai ke daerah ini menyebabkan keresahan dan penolakan bahkan ketakutan jika gas LPG 3 Kg langka, habis harus beralih ke LPG 12 Kg.

Harapan masyarakat Demak mengenai kelangkaan ini agar segera diatasi, dan kalaupun harus beralih ke gas LPG 5 Kg dilakukan sosialisasi yang jelas dan menyeluruh, juga masyarakat berharap agar gas 3 LPG 3 Kg tetap ada, sehingga bagi masyarakat yang tak mampu tetap bisa memilih untuk membeli gas keong. (Nsn)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,329PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.