http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Pembangunan Strategis Tertunda, DPRD Provinsi Jemput Bola

MENARAnews, Bukittinggi (Sumatera Barat) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Dapil 3 Sumbar (Agam dan Bukittinggi), Aristo Munandar melakukan reses perorangan kedua pada tahun 2017 di aula kantor Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), Jum’at (25/8). Kegiatan tersebut dihadiri oleh camat ABTB, Hendri, lurah se kecamatan ABTB, LPM, Ninik Mamak, Alim Ulama, Pemuda paga nagari, TP-PKK, BKMT serta warga masyarakat kecamatan ABTB.

Kunjungan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Dapil 3 Sumbar dimanfaatkan warga untuk aspirasi-aspirasinya yang diharapkan nantinya dapat direspon DPRD Provinsi Sumatera Barat. Warga menyampaikan beberapa aspiranya, antara lain masalah jembatan penyebrangan dari tabek gadang untuk melintas jalan bypass dan juga usaha kecil menengah warga masyarakat agar ditingkatkan dan mengecilkan masuknya yang dinamakan swalayan berlabel “Mart”.

Selain itu, Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Bunga Tanjung yang mana, Tahun 2015 kemarin mendapat juara 1 tingkat Provinsi. Tapi, hingga saat ini pihaknya belum menerima hadiah atau penghargaan dari pihak bersangkutan, hanya selembar piagam saja yang diterima.

Sementara itu, Aristo Munandar menjelaskan bahwa keluhan warga kecamatan ABTB diterima dan akan dibahas di DPRD Provinsi. Selain itu pihaknya menekankan akan menjaring aspirasi-aspirasi warga masyarakat yang akan diperjuangan nantinya pada APBD revisi tahun 2019. Diantara aspirasi-aspirasi tersebut, ada kewenangan provinsi dan ada juga kewenangan kota.

“Mengenai kewenangan provinsi, diharapkan camat untuk menyampaikan ke Walikota, di provinsi nanti, kita akan perjuangkan mengenai penganggarannya sesuai dengan anggaran Provinsi. Kini akan dibangun monumen pendidikan pamong praja di kota Bukittinggi dengan anggaran hampir 800 juta rupiah,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan bahwa Walikota meminta penerangan lampu solar LED di Jalan Raya, sebanyak 60 titik. Sebelumnya, sudah dua kali mengajukan permohonan tersebut, dan  DPRD Provinsi melalui PU Provinsi akan dianggarkan sebesar Rp 900 Juta untuk Tahun 2018. Sedangkan untuk masalah drynase di jembatan besi yang diajukan Walikota untuk penanggulangan banjir, memang surat itu sudah diajukan walikota, tapi datanya salah entry.

Sementara itu Camat ABTB, Hendri mengatakan reses Aristo Munandar yang dilakukan itu dalam rangka menjemput aspirasi masyarakat masalah pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan. Usulan-usulan yang disampaikan masyarakat kepada Aristo Munandar untuk menjadi kewenangan Provinsi nantinya, usulan-usulan itu akan ditindaklanjuti untuk disampaikan kepada Walikota, ucap Hendri.

“Usulan masyarakat itu, diakomulasi menjadikan usulan kota nantinya ke Provinsi, diantaranya Jembatan Penyebrangan di Tabek Gadang melintasi By Pass, juga masalah KUBE dan masalah kelanjutan pembangunan Gedung serba guna di SMA Negeri 5 Bukittinggi, serta drynase penanggulangan banjir untuk Kota Bukittinggi ini,” katanya. (AD)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,332PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.