http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Legislator Ini Minta Aparat Beri Hukuman Berat Kasus Ilegal Logging

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Respon cepat serta keberhasilan aparat Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng dalam penanganan kasus ilegal logging yang dibuktikan dengan diamankannya 7500 potong batang kayu berbagai jenis tepatnya di DAS Barito beberapa hari lalu, patut diapresiasi.

Kendati demikian, hal tersebut juga membuktikan, kasus ilegal logging di Kalteng juga semakin marak terjadi, dan ini perlu ada pengawasan khusus dari aparat Kepolisian dan Pemerintah Daerah, untuk mencegah situasi yang tidak di inginkan seperti bencana alam seperti banjir dan sebagainya.

Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD Provinsi Kalteng H. Asera, bahwa kasus ilegal logging yang segitu banyaknya ditemukan perlu ada pengawasan ekstra dari unsur Kepolisian di lapangan dan instansi terkait seperti Dinas Kehutanan.

“Ini terjadi, dan potongan kayunya juga sudah dirakit dan posisinya ada di sungai. Coba lihat bangsau-bangsau di Kota Palangka Raya misalnya seperti pelabuhan Kereng Bangkirai, kayunya segitu banyaknya, dari mana itu?” tanya Ashera, Senin (21/08) di Palangka Raya.

Sebelumnya ia mengaku sudah pernah menyampaikan persoalan ilegal logging ke media. Ketika itu dirinya menyampaikan, kayu boleh diberikan kepada pemilik Izin IPK, tapi dengan catatan, untuk kepentingan masyarakat lokal dan tidak dikirim ke luar Daerah.

Bahkan Ashera juga sangat mengherankan, ribuan potong kayu yang berhasil diamankan itu, tanyanya kembali, mau dikirim ke mana? Oleh sebab itu, dirinya meminta agar aparat Kepolisian harus beritindak tegas dengan pelaku kasus ilegal logging.

“Tidak ada ampun dan tidak ada maaf bagi yang melakukan itu. Jangan sampai ada pembicaran dan lain sebagainya, akhirnya hukumannya ‘longgar’. Satu kata untuk Jaksa dan Polisi, hukum berat pelaku ilegal logging. Kalau tidak seperti itu, kapan hutan di Kalteng bisa baik,” paparnya menambahkan.

Bahkan dia juga mengusulkan, kalau bisa kedepannya ada pembentukan tim terpadu untuk melakukan pengawasan di lapangan. Jangan sampai ada alasan kepentingan perkebunan sawit, tapi kayu yang ada dijual, ditambah lagi ijin IPK nya tidak ada.(arli)

Editor : Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,313PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.