http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Jhon Gobay : Kepolisian Harus Segera Selesaikan Kasus Penembakan Terhadap Warga Sipil

MENARAnews, Jayapura ( Papua) – Ketua Dewan Adat Meepago Jhone Gobay, meminta pihak kepolisian segera menyelesaikan kasus penembakan terhadap warga di Eneibo Kampung Bomou Distrik Tigi Kabupaten Deiyai Papua oleh oknum kepolisian setempat.

 “Sebenarnya hampir ada kesamaan antara informasi dari Kepolisian dan masyarakat luas, hanya ada yang perlu dilakukan klarifikasi untuk mendapatkan faliditas atas data tersebut,”kata Ketua Dewan Adat Papua, Jhone Gobay, saat menggelar pres Release di Sekretariat DAP, di Abepura  Rabu (2/7/2017).

Pihaknya mengkhawatirkan jika dibiarkan kasus tersebut berlarut-larut maka akan mencoreng institusi Kepolisian. Terlebih kasus yang terjadi sudah dikatakan pelanggaran HAM.

“Jangan melindungi pelaku, karena akan merugikan pihak kepolisian. Kepolisian harus lebih sadar bahwa pelanggaran HAM menjadi sorotan. Apalagi pelanggaran HAM ini karena ini universal bisa menimbulkan solidaritas Kemanusiaan internasional,”ucapnya.

Dalam kasus bentrok aparat dan warga di wilayah tersebut pasca penyerangan Camp milik PT. Putra Dewi Paniai seorang warga bernama Julius Pigay

meninggal dunia, dan saat ini disemayamkan di Mapolsek Tigi.

“Saya dapat informasi dari sana bahwa jenazah Pigay saat ini dibawa ke Polsek Tigi. Ini masyarakat berarti minta pertanggungjawaban pihak Kepolisian, jadi sebisa mungkin bisa segera diselesaikan,  Kapolda harus kesana,”terangnya.

Selain Kapolda, pihaknya juga meminta DPR Papua dan Komnas HAM perwakilan Papua untuk ke Deiyai, dan menyelesaiakn permasalahan.

“Pihak DPR Papua dan Komanas HAM harus segera kesana bersama Kapolda, karena warga suku Mee menginginkan segera diusut siapa yang melakukan penembakan hingga ada warga yang tewas dan luka-luka,”katanya.

Dijelaskan, unsur pelanggaran HAM pada kasus tersebut sudah terpenuhi,  yakni digunakannya alat negara untuk melukai rakyat, sehingga kasus tersebut harus segera diselesaikan, jangan seperti kasus-kasus sebelumnya, yang juga menurutnya dilakukan oleh oknum Brimob dan kepolisian.

“Alat negara digunakan untuk melukai rakyat itu sudah pelanggaran hukum dan pelanggaran HAM, harus cepat siapa tidak Simpang siur, jika harus dilakukan visum harus segera, Kapolda dan DPR Papua serta komnas HAM harus kesana dan berbicara kepada keluaran korban,”terangnya.( Surya)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,315PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.